Story

Penjualan Polestar Turun 4% di Kuartal II di Tengah Larangan Pasar AS

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 9, 20261 min read
Penjualan Polestar Turun 4% di Kuartal II di Tengah Larangan Pasar AS

Summary

Produsen kendaraan listrik Polestar melaporkan penurunan volume penjualan sebesar 4% pada kuartal kedua, menyusul larangan penjualan di pasar AS yang akan berlaku mulai tahun 2027 karena hubungannya dengan Tiongkok.

Text size
Background

Produsen kendaraan listrik asal Swedia, Polestar, melaporkan penurunan volume penjualan sebesar 4% pada kuartal kedua tahun ini. Penurunan ini terjadi beberapa minggu setelah perusahaan menerima larangan penjualan di pasar Amerika Serikat yang akan berlaku mulai tahun model 2027, menambah tantangan bagi perusahaan yang sedang berjuang untuk mencapai profitabilitas.

Dampak Larangan Pasar AS

Pada bulan Juni, Departemen Perdagangan AS menolak otorisasi bagi Polestar di bawah "Connected Vehicles Rule", yang membatasi kendaraan dengan teknologi terhubung yang terkait dengan Tiongkok. Keputusan ini secara efektif melarang produsen mobil listrik tersebut, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Geely Holding dari Tiongkok, dari pasar AS mulai tahun 2027.

Polestar menyatakan akan terus menjual inventaris Polestar 3 dan Polestar 4 yang ada di AS, mempertahankan akses ke jaringan servis, dan melanjutkan penjualan mobil bekas. Namun, larangan ini menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan produksi Polestar 3, satu-satunya model yang diproduksi di AS.

Kinerja Penjualan dan Strategi Perusahaan

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di tengah ketidakpastian permintaan kendaraan listrik global dan tekanan tarif, Polestar kini mengalihkan fokusnya ke pasar Eropa. Kawasan ini menyumbang 80% dari total penjualan perusahaan pada paruh pertama tahun ini.

  • Penjualan Kuartal II: Turun menjadi 17.296 mobil, dibandingkan 18.026 unit pada periode yang sama tahun lalu.
  • Strategi Produk: Perusahaan memilih untuk menyegarkan model-model yang sudah ada, seperti Polestar 2 dan Polestar 4, daripada meluncurkan model yang sepenuhnya baru.
  • Kinerja Keuangan: Pada bulan Mei, Polestar melaporkan kerugian kuartal pertama yang lebih besar akibat tekanan harga dan tarif AS.

Menurut CEO Michael Lohscheller, pengiriman pertama Polestar 5 kepada pelanggan akan segera dimulai, dan produksi SUV Polestar 4 telah dimulai dengan pengiriman pertama diharapkan pada kuartal keempat. Tantangan ini juga dirasakan oleh pesaing seperti Porsche, yang melaporkan penurunan pengiriman pada semester pertama dengan alasan tekanan pasar di Tiongkok dan berakhirnya kredit pajak EV di AS.

Back to latest news

LATEST