Story

Persediaan Minyak Mentah AS Menurun Kurang dari yang Diperkirakan, Persediaan Bahan Bakar Meningkat

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 20, 20262 min read
Persediaan Minyak Mentah AS Menurun Kurang dari yang Diperkirakan, Persediaan Bahan Bakar Meningkat

Summary

Persediaan minyak mentah AS turun sedikit pada pekan yang berakhir 11 September, meleset dari perkiraan analis, sementara persediaan bensin dan distilat mengalami peningkatan yang mengejutkan, menurut data EIA terbaru.

Text size
Background

Persediaan minyak mentah komersial AS mencatat penurunan yang lebih kecil dari perkiraan pekan lalu, sementara persediaan bensin dan distilat secara tak terduga meningkat, menandakan potensi penurunan permintaan bahan bakar. Data tersebut berasal dari laporan status minyak bumi mingguan yang dirilis Rabu oleh Badan Informasi Energi AS (EIA).

Sorotan Data Persediaan

Untuk pekan yang berakhir pada 11 September, EIA melaporkan serangkaian angka yang beragam dan berbeda dari ekspektasi pasar. Data tersebut menunjukkan potensi ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan produk olahan.

  • Persediaan minyak mentah menurun sebesar 640.000 barel menjadi 423,4 juta barel. Angka ini jauh di bawah perkiraan penurunan 1,6 juta barel yang diprediksi oleh analis.
  • Persediaan bensin secara tak terduga meningkat sebesar 794.000 barel menjadi 207,7 juta barel. Analis memperkirakan penurunan sebesar 1 juta barel.
  • Persediaan bahan bakar distilat, yang meliputi diesel dan minyak pemanas, meningkat sebesar 1,6 juta barel menjadi 107,9 juta barel, jauh melebihi perkiraan peningkatan sebesar 71.000 barel.
  • Stok minyak mentah di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma, untuk kontrak berjangka minyak mentah AS turun sebesar 342.000 barel.

Aktivitas Kilang dan Impor

Data operasional dari laporan tersebut menunjukkan perlambatan aktivitas pengolahan. Pengolahan minyak mentah di kilang menurun sebesar 256.000 barel per hari selama minggu tersebut, menurut EIA.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Akibatnya, tingkat pemanfaatan kilang turun sebesar 1,0 poin persentase menjadi 96,8% dari total kapasitas. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa impor bersih minyak mentah AS mengalami penurunan tajam, turun sebesar 1,18 juta barel per hari dibandingkan minggu sebelumnya.

Implikasi Pasar

Kombinasi antara penurunan pasokan minyak mentah yang lebih kecil dari perkiraan dan peningkatan stok produk olahan sering dianggap sebagai sinyal bearish untuk pasar minyak. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan produk akhir seperti bensin dan solar mungkin melemah, yang menyebabkan penumpukan pasokan.

Kenaikan stok bensin yang tidak terduga sangat penting, karena bertentangan dengan perkiraan analis dan menimbulkan pertanyaan tentang kekuatan konsumsi bahan bakar konsumen. Penurunan aktivitas kilang secara bersamaan dapat menjadi respons terhadap penurunan permintaan atau menipisnya margin keuntungan untuk produksi bahan bakar.

Back to latest news

LATEST