Story
Margin Bensin Eropa Barat Laut Tertekan oleh Kenaikan Harga Minyak Mentah

Summary
Margin keuntungan penyulingan bensin di Eropa Barat Laut turun tajam sekitar $5, tertekan oleh kenaikan harga minyak mentah yang meningkatkan biaya input bagi para penyuling.
Margin keuntungan penyulingan bensin di Eropa Barat Laut turun tajam pada hari Selasa, karena kenaikan harga minyak mentah memberikan tekanan signifikan pada profitabilitas. Data pasar menunjukkan margin turun sekitar $5,03 menjadi $53,21 per barel.
Aktivitas Perdagangan Pasar
Meskipun margin menurun, aktivitas perdagangan di kawasan tersebut tetap berjalan. Beberapa transaksi signifikan tercatat, menyoroti pergerakan produk di pasar fisik.
- Sekitar 6.000 metrik ton tongkang bensin E5 diperdagangkan, dengan ExxonMobil menjual kepada Gunvor dan Varo.
- Transaksi terpisah untuk 6.000 metrik ton tongkang bensin E10 juga terjadi, di mana Totsa (TotalEnergies Trading SA) menjual kepada Varo dan ExxonMobil.
- Dalam sesi perdagangan Platts, Shell tercatat menjual satu tongkang E5 kepada Trafigura.
AdKonteks Pasar yang Lebih Luas
Kondisi pasar saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor geopolitik dan logistik global. Seorang eksekutif dari Goldman Sachs pada hari Selasa menyatakan bahwa arus produk minyak melalui Selat Hormuz saat ini hanya berada di level 35% dari tingkat sebelum perang, sementara arus minyak mentah berada di 70%.
Sementara itu, CEO kilang Dangote di Nigeria memberikan pandangan bahwa kekurangan bahan bakar diperkirakan akan berlanjut untuk waktu yang cukup lama. Menurutnya, kerusakan pada fasilitas penyulingan dan kebutuhan untuk membangun kembali stok adalah alasan utama di balik proyeksi kelangkaan yang berkepanjangan.