Story
JPMorgan: Strategi Baru MicroStrategy untuk Jual Bitcoin Ciptakan Risiko bagi Pasar Kripto

Summary
Analis JPMorgan memperingatkan bahwa kebijakan baru MicroStrategy yang mengizinkan penjualan Bitcoin dapat menimbulkan ketidakpastian dan risiko arus dua arah di pasar mata uang kripto yang lebih luas.
JPMorgan menyatakan bahwa strategi baru MicroStrategy yang memungkinkan penjualan cadangan Bitcoin miliknya untuk menghindari krisis likuiditas dapat menimbulkan risiko tambahan bagi pasar mata uang kripto secara keseluruhan. Analis Nikolaos Panigirtzoglou dari JPMorgan mengatakan kebijakan ini menciptakan "risiko arus dua arah" untuk Bitcoin dan meningkatkan ketidakpastian pasar.
Pergeseran dari Strategi Beli-dan-Simpan
Sebelumnya, MicroStrategy dikenal dengan pendekatan beli-dan-simpan (buy-and-hold) yang ketat terhadap Bitcoin. Namun, perusahaan baru-baru ini mengumumkan Kerangka Modal Kredit Digital (*Digital Credit Capital Framework*) dan mengesahkan program monetisasi Bitcoin senilai $1,25 miliar, menandai pergeseran dari strategi sebelumnya.
Kebijakan baru ini juga mengizinkan perusahaan untuk melakukan pembelian kembali saham preferen dan *buyback* saham untuk optimalisasi struktur modal. Sebagai contoh, perusahaan mengungkapkan dalam pengajuan tanggal 1 Juni bahwa mereka telah menjual 32 Bitcoin antara 26 Mei dan 31 Mei untuk mendanai distribusi dividen kepada pemegang saham preferen.
Analisis dan Dampak Pasar
Menurut JPMorgan, posisi MicroStrategy sebagai pembeli dan pemegang Bitcoin utama membuat potensi penjualan menjadi sumber ketidakpastian. Skala kepemilikan perusahaan sangat signifikan, dengan rincian sebagai berikut:
Ad- Memegang sekitar 4% dari total pasokan Bitcoin yang beredar.
- Pembelian Bitcoin senilai $13,7 miliar sepanjang tahun ini mewakili sekitar 70% dari estimasi total arus masuk aset digital oleh JPMorgan.
Analis Panigirtzoglou mencatat bahwa fleksibilitas untuk menjual aset guna membayar dividen biasanya dipandang konstruktif bagi sebagian besar perusahaan. Namun, karena besarnya pengaruh MicroStrategy di pasar, potensi penjualan ini justru dapat memengaruhi valuasi perusahaan dan meningkatkan biaya penerbitan ekuitas dan utang untuk pembelian Bitcoin di masa depan.
Implikasi bagi Investor
JPMorgan berpendapat bahwa untuk meyakinkan investor, MicroStrategy perlu memiliki cadangan kas yang lebih tinggi. Saat ini, cadangan dolar perusahaan senilai $2,55 miliar mencakup sekitar 17 bulan pembayaran dividen dan bunga.
Panigirtzoglou menyatakan bahwa cakupan yang lebih tinggi, sekitar 24 hingga 36 bulan, akan diperlukan untuk meyakinkan pasar bahwa MicroStrategy tidak perlu menjual Bitcoin dalam waktu dekat. Ketidakpastian mengenai kapan dan berapa banyak Bitcoin yang mungkin dijual oleh pemegang besar seperti MicroStrategy dapat menambah volatilitas pada harga aset kripto tersebut.