Story
Analis Melius Research: Saham Intel Berpotensi Naik 100% Didorong Bisnis Foundry

Summary
Analis Melius Research mempertahankan peringkat 'Beli' untuk Intel dengan target harga yang menyiratkan potensi kenaikan lebih dari 100% dalam dua tahun, menyoroti nilai strategis bisnis foundry di tengah tren AI.
Analis dari Melius Research menyatakan saham Intel (INTC) berpotensi naik lebih dari dua kali lipat dari level saat ini. Optimisme ini didasarkan pada valuasi bisnis *foundry* atau pengecoran chip milik perusahaan yang dinilai semakin berharga di tengah persaingan kecerdasan buatan (AI) dan dorongan untuk produksi semikonduktor domestik.
Proyeksi Harga yang Ambisius
Dalam sebuah catatan kepada klien pada hari Rabu, analis Ben Reitzes menegaskan kembali peringkat Beli untuk saham Intel. Ia menetapkan target harga untuk dua tahun ke depan di level $165, namun menyebutkan bahwa "bahkan $200 dalam 2 tahun bisa tercapai."
Proyeksi tersebut menyiratkan potensi kenaikan lebih dari 100% dari harga saat ini yang berada di atas $97 per saham. Reitzes mendasarkan penilaiannya pada valuasi *sum-of-the-parts*, di mana ia berpendapat bahwa bisnis *foundry* dan bisnis produk Intel masing-masing dapat bernilai lebih dari $80.
Bisnis Foundry sebagai Aset Strategis
Menurut Reitzes, nilai bisnis *foundry* Intel, yang mencakup kekayaan intelektual, insinyur, fasilitas, dan manufaktur, menjadi semakin penting. Hal ini dipicu oleh dorongan untuk mengamankan produksi chip di dalam negeri, terutama mengingat konsentrasi produksi chip canggih saat ini berada di Taiwan.
AdAnalis tersebut memandang unit *foundry* Intel sebagai aset krusial bagi keamanan nasional Amerika Serikat. Ia bahkan menyarankan bahwa unit ini pada akhirnya dapat dipisahkan (*spin-off*) sekitar tahun 2030 sebagai "Juara Nasional Foundry AS." Reitzes juga menyoroti adanya dukungan strategis dari pemerintah AS, Nvidia, dan SoftBank terhadap ambisi Intel.
Konteks Pasar dan Valuasi
Saham Intel telah menunjukkan kinerja yang kuat tahun ini, dengan kenaikan sekitar 160%, melampaui kinerja AMD dan sektor semikonduktor secara luas. Reitzes memandang penjualan saham senilai $20 miliar baru-baru ini untuk mendanai ambisi *foundry* Intel sebagai tanda keyakinan manajemen, bukan alasan untuk memangkas targetnya.
"'Keping' AI telah bergeser ke arah aset *foundry* Intel, selain ke CPU secara umum," tulis Reitzes. Target harganya sebesar $165 mencerminkan diskon 15% hingga 20% dari valuasi *sum-of-the-parts* sebesar $200 yang ia proyeksikan.