Story

FAA Wajibkan Altimeter Tahan 5G di Pesawat AS Jelang Lelang Spektrum 2027

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 22, 20261 min read
FAA Wajibkan Altimeter Tahan 5G di Pesawat AS Jelang Lelang Spektrum 2027

Summary

Federal Aviation Administration (FAA) menetapkan aturan baru yang mewajibkan semua pesawat di AS untuk menggunakan altimeter yang tahan terhadap interferensi sinyal nirkabel 5G. Langkah ini diambil menjelang lelang spektrum C-band oleh FCC pada tahun 2027 yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

Text size
Background

Federal Aviation Administration (FAA) akan mewajibkan semua pesawat yang beroperasi di Amerika Serikat untuk dilengkapi dengan altimeter yang mampu menahan interferensi dari sinyal nirkabel 5G. Menurut laporan Bloomberg, regulasi final ini akan diterbitkan pada hari Jumat, menyusul proposal yang diajukan pada awal tahun ini.

Konteks Regulasi dan Keselamatan

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap rencana Federal Communications Commission (FCC) yang pada hari Rabu telah menyetujui untuk melelang 160 megahertz spektrum di *upper C-band* pada Juli 2027. Spektrum ini bersebelahan dengan frekuensi yang digunakan oleh altimeter radio, sebuah perangkat keselamatan kritis yang mengukur ketinggian pesawat dan sangat penting untuk pendaratan dalam kondisi visibilitas rendah.

Interferensi dari sinyal 5G pada frekuensi yang berdekatan berpotensi mengganggu akurasi altimeter, sehingga menimbulkan risiko signifikan terhadap keselamatan penerbangan. Untuk memitigasi risiko ini, FAA juga menetapkan beberapa perlindungan, termasuk membatasi kekuatan sinyal 5G yang dilelang ke tingkat yang dianggap aman untuk perjalanan udara dan membatasi ketinggian menara transmisi 5G.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Implikasi Biaya bagi Industri Penerbangan

Pemutakhiran peralatan ini akan membebankan biaya yang signifikan bagi maskapai penerbangan. FAA sebelumnya memperkirakan total biaya yang belum didiskon untuk memodifikasi armada pesawat dengan peralatan baru akan mencapai $4,49 miliar. Namun, agensi tersebut menyatakan bahwa akan ada program rabat yang tersedia bagi maskapai yang harus melakukan pemutakhiran.

FAA menambahkan bahwa program rabat ini akan memungkinkan pesawat komersial untuk dilengkapi dengan teknologi generasi berikutnya beberapa tahun lebih awal dari yang seharusnya. Hal ini diharapkan dapat mempercepat transisi dan memastikan keselamatan operasional seiring dengan ekspansi jaringan 5G di seluruh negeri.

Back to latest news

LATEST