Story

Berenberg Naikkan Peringkat Eli Lilly, Proyeksikan Potensi Kenaikan Hampir 25%

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 15, 20261 min read
Berenberg Naikkan Peringkat Eli Lilly, Proyeksikan Potensi Kenaikan Hampir 25%

Summary

Berenberg meningkatkan peringkat saham Eli Lilly menjadi 'Beli' dengan target harga baru $1.400, didorong oleh keyakinan pada dominasi perusahaan di pasar obesitas dan potensi pipeline produk yang dinilai masih diremehkan.

Text size
Background

Analis Berenberg meningkatkan peringkat saham Eli Lilly (LLY) menjadi 'Beli' dan menaikkan target harganya secara signifikan menjadi $1.400. Dalam sebuah catatan pada hari Selasa, analis Kerry Holford menyatakan bahwa target baru ini merepresentasikan potensi kenaikan harga (upside) hampir 25% dari level saat ini.

Dominasi Pasar Obesitas dan Produktivitas R&D

Berenberg meyakini bahwa Eli Lilly akan terus memperluas kepemimpinannya di pasar obat obesitas yang berkembang pesat. Analisis internal perusahaan menunjukkan rekam jejak Lilly dalam memberikan imbal hasil terbaik di kelasnya atas investasi penelitian dan pengembangan (R&D).

Kerry Holford menyatakan bahwa ekspektasi investor terhadap Lilly memang sudah tinggi, namun ia tetap yakin. "Investasi *pipeline* eksternal yang didanai oleh kesuksesan [obat] obesitas masih diremehkan, menurut pandangan kami," tulis Holford, menyoroti komitmen Lilly sebesar sekitar $60 miliar di lebih dari 25 kesepakatan sepanjang tahun ini.

Penguatan Pipeline dan Diversifikasi

Kepercayaan Berenberg didukung oleh produk-produk unggulan seperti Zepbound dan Mounjaro yang telah mapan di pasar obesitas dan diabetes. Selain itu, persetujuan yang akan segera datang untuk obat GLP-1 oral, Foundayo, untuk diabetes diperkirakan akan membuka permintaan yang signifikan.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Langkah akuisisi strategis juga menjadi sorotan karena mendiversifikasi *pipeline* perusahaan di luar fokus utamanya. Beberapa akuisisi penting yang disebutkan antara lain:

  • Pembelian AtaiBeckley senilai $4 miliar untuk menambah aset psikedelik yang menargetkan kesehatan mental.
  • Akuisisi Centessa senilai $8 miliar, yang membawa Lilly masuk ke pasar gangguan tidur-bangun seperti narkolepsi.

Valuasi Premium Dianggap Wajar

Analis mengakui bahwa saham Eli Lilly diperdagangkan dengan valuasi premium, yaitu pada 23,4 kali proyeksi laba tahun 2027, jauh di atas rata-rata perusahaan sejenis di tingkat global yang berada di angka 13,6 kali. Namun, Holford berpendapat bahwa valuasi tinggi ini dapat dibenarkan.

Menurutnya, pertumbuhan superior, luasnya *pipeline* produk, dan produktivitas riset yang unggul membuat Lilly layak mendapatkan premium yang lebih signifikan dibandingkan para pesaingnya di industri farmasi global.

Back to latest news

LATEST