Story

Domino's Pizza Australia Pertimbangkan Banding Usai Kalah dalam Gugatan Upah Karyawan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 23, 20261 min read
Domino's Pizza Australia Pertimbangkan Banding Usai Kalah dalam Gugatan Upah Karyawan
Text size
Background

Domino's Pizza Enterprises menyatakan sedang mempertimbangkan opsi banding setelah Pengadilan Federal Australia memutuskan bahwa perusahaan tersebut telah membuat representasi yang menyesatkan mengenai penerapan perjanjian kerja bersama untuk para karyawannya. Putusan ini merupakan hasil dari gugatan perwakilan kelompok (class action) yang diajukan atas nama karyawan waralaba.

Rincian Putusan Pengadilan

Pengadilan Federal pada hari Rabu memutuskan bahwa Domino's telah menyesatkan para pekerjanya terkait perjanjian upah yang berlaku. Secara spesifik, pengadilan menyatakan klausul cakupan dalam perjanjian kerja bersama tahun 2005 tidak sah. Gugatan ini diprakarsai oleh seorang mantan pekerja sebagai pemohon utama, yang mewakili sekelompok karyawan waralaba Domino's yang bekerja sebagai pengantar atau pekerja di dalam toko antara Juni 2013 hingga Januari 2018.

Para pekerja berargumen bahwa mereka seharusnya dibayar sesuai dengan Fast Food Industry Award 2010, bukan berdasarkan perjanjian kerja yang menurut Domino's berlaku di seluruh toko korporat dan waralabanya.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Dampak Finansial dan Respons Perusahaan

Akibat putusan tersebut, pengadilan menilai kerugian yang dialami oleh pemohon utama mencapai sekitar A$11.869 (sekitar US$8.326), ditambah bunga. Kerugian ini dihitung sebagai akibat langsung dari tindakan Domino's yang menyebabkan kekurangan pembayaran upah kepada mantan pekerjanya.

Menanggapi putusan ini, Domino's menyatakan bahwa potensi eksposur finansial yang lebih luas terhadap anggota kelompok lainnya masih "sangat tidak pasti dan tidak dapat diukur". Perusahaan mengonfirmasi bahwa saat ini mereka sedang mengkaji kemungkinan dasar untuk mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut.

Back to latest news

LATEST