Story
Aturan Pasar Prediksi Administrasi Trump Hadapi Penolakan Publik yang Luas

Summary
Proposal dari regulator derivatif AS untuk menetapkan batasan pada pasar taruhan acara menghadapi penolakan kuat dari legislator, suku asli Amerika, dan mantan pejabat, yang berpendapat bahwa agensi tersebut melampaui wewenangnya.
Proposal dari pemerintahan Trump untuk meregulasi industri pasar prediksi yang sedang berkembang pesat menghadapi penolakan keras dari berbagai pihak, termasuk legislator, suku asli Amerika, dan advokat konsumen. Menurut tinjauan komentar publik yang dirilis pada hari Senin, para penentang mempertanyakan yurisdiksi regulator federal atas apa yang mereka anggap sebagai perjudian.
Detail Proposal CFTC
Bulan lalu, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) mengusulkan sebuah aturan untuk menetapkan batasan moral bagi pasar prediksi. Pasar ini memungkinkan pengguna untuk memasang taruhan ya/tidak pada berbagai peristiwa, seperti hasil olahraga, pemilu, hingga indeks Wall Street, melalui instrumen yang dikenal sebagai kontrak peristiwa (event contracts).
Berdasarkan proposal tersebut, taruhan pada hasil olahraga seperti skor atau kemenangan kemungkinan akan diizinkan. Namun, pasar yang didasarkan pada cedera pemain, perkelahian, olahraga anak-anak, atau peristiwa yang dianggap bertentangan dengan "kepentingan publik" seperti kejahatan, terorisme, dan perang, kemungkinan besar akan dilarang. Platform seperti Kalshi dan Polymarket adalah beberapa pemain utama di industri ini.
Gelombang Penolakan
Kritik tajam datang dari berbagai kalangan yang berpendapat bahwa CFTC melampaui batas wewenangnya. Christopher Dodd, mantan senator yang turut merancang Undang-Undang Dodd-Frank 2010 yang memberikan wewenang kepada CFTC atas derivatif, menyatakan bahwa Kongres tidak pernah bermaksud menjadikan CFTC sebagai regulator perjudian nasional.
AdSentimen serupa disuarakan oleh mantan Ketua CFTC, Timothy Massad, yang mengatakan dalam suratnya bahwa "agensi tersebut telah kehilangan arah". Selain itu, suku asli Amerika, kasino tradisional, dan otoritas lokal di 20 negara bagian berpendapat bahwa taruhan olahraga di pasar prediksi adalah perjudian ilegal yang seharusnya berada di bawah kendali otoritas lokal.
Implikasi dan Langkah Selanjutnya
Administrasi Trump secara umum telah mendukung industri pasar prediksi, dengan argumen bahwa hukum federal mengizinkan pasar terdaftar untuk menawarkan kontrak peristiwa dan otoritas negara bagian tidak dapat mengintervensinya. Namun, penolakan yang luas ini menciptakan ketidakpastian hukum yang signifikan bagi masa depan industri.
CFTC tidak memiliki batas waktu untuk mengeluarkan proposal final dan akan mempertimbangkan komentar publik yang telah diterima. Hasil dari proses ini akan sangat menentukan lanskap peraturan untuk sektor yang memadukan keuangan, teknologi, dan taruhan di Amerika Serikat.