Story
BCA Research Sarankan Rotasi Taktis ke Saham Tiongkok dari Korea Selatan

Summary
BCA Research merekomendasikan investor untuk melakukan rotasi taktis dari saham Korea Selatan ke Tiongkok selama tiga bulan ke depan, mengantisipasi pembalikan tren setelah ekuitas Tiongkok mencapai rekor valuasi rendah terhadap pasar Korea.
Lembaga riset independen BCA Research menyarankan investor untuk mengalihkan portofolio dari saham Korea Selatan ke ekuitas Tiongkok dalam sebuah perdagangan taktis berjangka waktu tiga bulan. Menurut laporannya, langkah ini bertujuan untuk memanfaatkan peluang *mean-reversion* setelah valuasi saham Tiongkok jatuh ke rekor terendah relatif terhadap Korea Selatan.
Rekomendasi Rotasi Jangka Pendek
BCA Research merekomendasikan strategi untuk mengambil posisi beli (*long*) pada keranjang saham Tiongkok (Investable dan A-shares) dengan bobot yang sama, sambil mengambil posisi jual (*short*) pada indeks acuan Korea Selatan, KOSPI. Rekomendasi ini didasarkan pada potensi pembalikan tren dalam jangka pendek.
Sejalan dengan strategi ini, BCA menaikkan peringkat saham Tiongkok menjadi "overweight" dalam portofolio pasar negara berkembang dan ekuitas global. Sebaliknya, peringkat saham Korea Selatan diturunkan menjadi "underweight", setelah sebelumnya dipangkas ke level "neutral" pada akhir Juni.
Tekanan pada Pasar Saham Korea Selatan
Langkah ini diambil di tengah meredanya reli spekulatif di pasar saham Korea Selatan yang mencapai puncaknya pada 22 Juni. Menurut BCA, lonjakan partisipasi investor ritel—yang didorong oleh dana yang diperdagangkan di bursa (*exchange-traded funds*) dengan *leverage*, pinjaman margin, dan opsi jangka pendek—telah membuat indeks KOSPI rentan terhadap likuidasi panik.
AdBCA Research memperingatkan bahwa KOSPI berpotensi turun 15% hingga 20% lagi dari level saat ini sebelum mencapai rata-rata pergerakan 200 hari (*200-day moving average*). Selain itu, *market breadth* di Korea Selatan memburuk secara signifikan, dengan hanya 20% komponen KOSPI yang diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan 200 harinya.
Peringatan Fundamental dan Jangka Panjang
Meskipun merekomendasikan rotasi jangka pendek, BCA menekankan bahwa ini adalah langkah taktis dan bukan merupakan pergeseran struktural untuk beberapa tahun ke depan. Analis BCA mencatat bahwa fundamental jangka menengah hingga panjang untuk produsen perangkat keras Korea Selatan akan tetap superior dibandingkan dengan perusahaan teknologi Tiongkok.
Fundamental ekonomi Tiongkok sendiri masih menghadapi tantangan, termasuk kontraksi laba perusahaan secara umum, permintaan domestik yang lesu, perang harga, dan tekanan deflasi yang berkelanjutan. Kinerja positif di pasar saham Tiongkok juga terkonsentrasi secara sempit pada sekelompok kecil perusahaan perangkat keras yang diuntungkan oleh investasi kecerdasan buatan (AI) global, yang valuasinya dinilai sudah tinggi.