Story

Indeks Baltic Dry Anjlok ke Level Terendah Sejak Akhir Juli

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 18, 20261 min read
Indeks Baltic Dry Anjlok ke Level Terendah Sejak Akhir Juli

Summary

Indeks utama angkutan komoditas curah kering global turun tajam, mengakhiri kenaikan dua hari, akibat anjloknya tarif untuk kapal tipe Capesize dan Panamax.

Text size
Background

Indeks angkutan komoditas curah kering dari Baltic Exchange turun pada hari Selasa, menghentikan kenaikan selama dua sesi berturut-turut dan mencapai level terendah dalam lebih dari dua minggu. Pelemahan ini terutama didorong oleh penurunan tarif pada segmen kapal Capesize dan Panamax.

Rincian Penurunan Indeks

Indeks utama, yang melacak tarif untuk kapal Capesize, Panamax, dan Supramax, anjlok 63 poin atau 2,2% menjadi 2.815 poin. Menurut data dari Baltic Exchange, ini merupakan level terendah sejak 31 Juli.

  • Indeks Capesize: Turun 138 poin, atau 3%, menjadi 4.452 poin, juga level terendah sejak 31 Juli. Rata-rata pendapatan harian untuk kapal Capesize, yang biasanya mengangkut 150.000 ton kargo seperti bijih besi dan batu bara, turun $1.250 menjadi $36.872.
  • Indeks Panamax: Merosot 51 poin, atau 2,3%, menjadi 2.155 poin, level terendah sejak 3 Agustus. Rata-rata pendapatan harian untuk kapal Panamax, yang biasanya membawa 60.000 hingga 70.000 ton kargo batu bara atau biji-bijian, turun $462 menjadi $19.391.

Kenaikan pada segmen kapal Supramax yang berukuran lebih kecil tidak cukup untuk menahan penurunan indeks secara keseluruhan.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Konteks Pasar dan Implikasi

Penurunan tarif angkutan laut ini terjadi meskipun harga kontrak berjangka bijih besi menunjukkan kenaikan. Pasar komoditas tampaknya mengantisipasi adanya kebijakan stimulus lebih lanjut dari Tiongkok setelah rilis data ekonomi yang lemah.

Harapan akan stimulus ini untuk sementara waktu menutupi kekhawatiran investor mengenai perlambatan aktivitas industri dan penurunan tajam dalam produksi baja di Tiongkok. Bagi investor, pergerakan Indeks Baltic Dry merupakan barometer penting untuk permintaan komoditas global dan kesehatan ekonomi secara umum. Pelemahan saat ini dapat mengindikasikan penurunan permintaan fisik untuk bahan baku industri.

Back to latest news

LATEST