Story

Australia Kaji Larangan Kacamata Pintar di Kantor Pemerintah Akibat Kekhawatiran Privasi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 17, 20262 min read
Australia Kaji Larangan Kacamata Pintar di Kantor Pemerintah Akibat Kekhawatiran Privasi

Summary

Pemerintah Australia sedang mempertimbangkan larangan penggunaan kacamata pintar yang dilengkapi kamera di lingkungan kerja pemerintah, dengan alasan kekhawatiran privasi dan keamanan.

Text size
Background

Pemerintah Australia sedang mempertimbangkan untuk melarang penggunaan kacamata pintar yang dilengkapi kamera di tempat kerja pemerintah karena kekhawatiran privasi dan keamanan. Langkah ini dapat menjadikan Australia sebagai salah satu negara pertama yang menerapkan larangan semacam itu di tingkat nasional.

Kekhawatiran Privasi dan Keamanan

Menteri Pelayanan Publik Australia, Katy Gallagher, menyatakan bahwa ia telah meminta komisi pelayanan publik untuk memberikan nasihat mengenai apakah kacamata pintar yang mampu merekam harus dilarang di lingkungan kerja pemerintah. Menurutnya, perangkat tersebut menimbulkan masalah yang signifikan.

"Kacamata pintar dapat menimbulkan kekhawatiran privasi dan keamanan yang sah, terutama karena kemampuannya untuk merekam dan menangkap informasi, dan kami memerlukan panduan yang jelas dan konsisten untuk pegawai negeri," kata Gallagher. Kekhawatiran utama berpusat pada potensi perangkat tersebut untuk merekam atau memotret orang secara diam-diam tanpa persetujuan mereka.

Konteks Regulasi Teknologi yang Lebih Luas

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah yang lebih luas untuk mengatur teknologi baru. Perdana Menteri Anthony Albanese menekankan pentingnya bagi Australia untuk menempatkan "perlindungan yang tepat seiring dengan perkembangan teknologi." Ia menambahkan, "Saya bangga bahwa Australia menetapkan standar dunia untuk keamanan digital," merujuk pada langkah negara tersebut tahun lalu yang menjadi negara pertama di dunia yang melarang media sosial untuk remaja.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Secara terpisah, pemerintah akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin industri besar, termasuk Microsoft, Commonwealth Bank, Telstra, dan AGL, untuk berkonsultasi mengenai seperangkat pedoman untuk kecerdasan buatan (AI) di tempat kerja.

Tren Global dan Tantangan Hukum

Kekhawatiran terhadap kacamata pintar tidak hanya terjadi di Australia. Beberapa yurisdiksi lain telah mengambil tindakan serupa sebagai respons terhadap potensi risiko privasi:

  • Oslo, Norwegia: Melarang penggunaan kacamata pintar di sekolah-sekolah bulan lalu.
  • Inggris dan Wales: Melarang penggunaan kacamata pintar Meta di dalam gedung pengadilan.

Selain itu, perusahaan yang menjual perangkat ini juga menghadapi tantangan hukum. Di Jerman, sebuah kelompok advokasi telah mengajukan tuntutan pidana terhadap Meta dan pihak lain yang terlibat dalam penjualan perangkat tersebut, dengan alasan pelanggaran undang-undang privasi.

Back to latest news

LATEST