Story
Ancestry.com Upayakan Refinancing Utang $1,75 Miliar di Tengah Tingginya Permintaan

Summary
Perusahaan riset silsilah keluarga dan tes DNA, Ancestry.com, berupaya untuk membiayai kembali utang senilai $1,75 miliar yang berasal dari akuisisinya oleh Blackstone pada tahun 2020, seiring dengan tren refinancing di pasar pinjaman.
Ancestry.com Inc. dilaporkan sedang berupaya untuk melakukan refinancing (pembiayaan kembali) atas utang senilai $1,75 miliar yang awalnya digunakan untuk mendanai akuisisinya oleh Blackstone Group Inc. pada tahun 2020. Langkah ini menempatkan Ancestry.com di antara sejumlah peminjam berperingkat non-investasi (*junk-rated*) yang memanfaatkan kondisi pasar untuk menata ulang pinjaman mereka yang mendekati jatuh tempo.
Detail Transaksi
Menurut laporan dari Bloomberg yang mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, perusahaan riset silsilah keluarga ini menawarkan pinjaman berjangka (*term loan*) dengan bunga 4 hingga 4,25 poin persentase di atas suku bunga acuan. Utang tersebut ditawarkan dengan harga diskon, yaitu antara 98,5 sen hingga 99 sen per dolar.
Selain pinjaman berjangka, Ancestry.com juga menawarkan surat utang berperingkat non-investasi (*junk notes*) senilai $500 juta sebagai bagian dari upaya refinancing ini. Dana yang terkumpul dari transaksi ini akan digunakan untuk melunasi pinjaman yang memfasilitasi akuisisi perusahaan senilai $4,7 miliar oleh dana ekuitas swasta yang dikelola Blackstone empat tahun lalu.
AdKonteks Pasar Utang
Langkah yang diambil Ancestry.com ini merupakan bagian dari gelombang transaksi pinjaman dengan leverage (*leveraged loan*) yang lebih luas, di mana banyak perusahaan berusaha membiayai kembali utang yang diambil pada awal dekade ini. Data Bloomberg menunjukkan sekitar $241 miliar pinjaman dalam Bloomberg US Leveraged Loan Index akan jatuh tempo dalam beberapa tahun ke depan.
Sepanjang tahun ini, hampir 80% dari penerbitan di pasar pinjaman AS berasal dari perusahaan yang melakukan refinancing atau *re-pricing* utang yang sudah ada. Kondisi pasar yang dinamis membuat beberapa peminjam, seperti CoreLogic Inc., harus menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi untuk menarik permintaan yang cukup, yang mengindikasikan bahwa investor menjadi lebih selektif.