Story
Permukaan Air Sungai Rhine Rendah, Thyssenkrupp Hentikan Pengiriman Internal

Summary
Thyssenkrupp Steel telah menghentikan penggunaan kapal miliknya sendiri untuk mengangkut bahan baku di Sungai Rhine karena permukaan air yang rendah, yang berdampak pada pasokan ke fasilitas utamanya di Duisburg.
Thyssenkrupp Steel telah menghentikan operasi kapal tongkang miliknya untuk mengangkut bahan baku ke fasilitasnya di Duisburg akibat rendahnya permukaan air di Sungai Rhine. Perusahaan kini mengandalkan kapal sewaan eksternal untuk menjaga kelangsungan pasokan.
Pasokan Bahan Baku Terganggu
Menurut laporan surat kabar *Rheinische Post* pada hari Selasa, kondisi air yang terus surut kini memengaruhi pasokan bahan baku ke pabrik baja utama perusahaan di Duisburg. Rendahnya permukaan air membuat navigasi bagi kapal-kapal tertentu menjadi tidak mungkin.
Seorang juru bicara perusahaan mengonfirmasi kepada surat kabar tersebut bahwa operasi transportasi tongkang milik internal telah ditangguhkan sepenuhnya karena level air yang tidak memadai. Ini merupakan tantangan logistik langsung bagi salah satu produsen baja terbesar di Eropa.
AdLangkah Mitigasi dan Dampak
Untuk mengatasi kendala ini, Thyssenkrupp Steel kini menggunakan kapal-kapal sewaan dari pihak eksternal. Juru bicara tersebut menjelaskan bahwa kapal-kapal ini memiliki lambung yang lebih dangkal (*shallower draught*), yang memungkinkan mereka untuk tetap beroperasi di perairan Rhine yang surut.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelangsungan pengangkutan material penting. Namun, ketergantungan pada kapal sewaan dan potensi berkurangnya kapasitas muatan per kapal dapat meningkatkan biaya logistik bagi perusahaan. Sungai Rhine adalah jalur air arteri yang krusial untuk industri berat Jerman, dan gangguan akibat kekeringan sering kali berdampak pada rantai pasokan di seluruh kawasan.