Story

Saham Nike Anjlok Akibat Pemangkasan Target Harga Analis dan Tekanan Persaingan Baru

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 18, 20262 min read
Saham Nike Anjlok Akibat Pemangkasan Target Harga Analis dan Tekanan Persaingan Baru

Summary

Saham Nike turun setelah UBS menurunkan target harga sahamnya, dengan alasan tren penjualan global yang memburuk, dan pesaingnya, On Holding, merekrut bintang sepak bola Kylian Mbappé, yang menantang dominasi Nike di dunia sepak bola.

Text size
Background

Saham Nike Inc. (NKE) turun dalam perdagangan pra-pasar, mencapai titik terendah baru dalam 52 minggu setelah catatan analis yang pesimistis dan perkembangan kompetitif yang signifikan memperburuk sentimen investor. Saham turun 0,8% menjadi $36,07, mencapai titik terendah $35,72 karena investor mempertimbangkan berbagai tantangan yang dihadapi raksasa pakaian olahraga tersebut.

UBS Memperingatkan Pelemahan Penjualan

Analis di UBS memangkas target harga saham Nike menjadi $42 dari sebelumnya $48, sambil mempertahankan peringkat Netral pada saham tersebut. Revisi tersebut menyusul pengecekan saluran oleh bank yang, menurut catatannya, mengungkapkan penurunan pertumbuhan penjualan global Nike selama tiga bulan terakhir.

Kekhawatiran utama yang disebutkan oleh UBS meliputi:

  • Kelemahan di saluran penjualan langsung ke konsumen (DTC) AS dan Eropa.
  • Kelemahan di pasar grosir Eropa dan di Tiongkok.
  • Aktivitas promosi yang meningkat, yang dapat menekan margin keuntungan.

UBS juga memperingatkan bahwa Nike mungkin gagal memenuhi ekspektasi pendapatan mendatang. Bank tersebut memperkirakan perusahaan akan gagal mencapai konsensus laba per saham (EPS) kuartal pertama tahun fiskal 2027 sebesar 5 sen dan memproyeksikan kisaran EPS kuartal kedua tahun fiskal 2027 sebesar 31 hingga 43 sen, jauh di bawah konsensus Wall Street sebesar 53 sen.

Ancaman Persaingan di Pasar Sepak Bola

Sample IUX Markets – In-articleAd

Memperparah tekanan, pesaing Swiss, On Holding, mengumumkan telah mengontrak bintang sepak bola Prancis, Kylian Mbappé, sebagai duta merek global. Langkah ini menandai masuknya On secara agresif ke pasar sepak bola global, kategori yang telah lama didominasi oleh Nike dan Adidas.

Kemitraan tingkat tinggi ini dipandang sebagai tantangan langsung terhadap dominasi Nike dalam olahraga ini, yang berkontribusi pada sentimen negatif seputar sahamnya. Penurunan saham Nike terjadi sementara indeks S&P 500 secara keseluruhan datar, menunjukkan bahwa kerugian hari itu didorong oleh faktor-faktor spesifik perusahaan.

Konteks dan Prospek

Penurunan baru-baru ini menambah masa sulit bagi Nike, yang akan dikeluarkan dari indeks S&P 100 sebelum pasar dibuka pada 21 September. Saham tersebut merupakan saham dengan kinerja terburuk di Dow Jones Industrial Average pada tahun 2026, setelah mengalami penurunan kapitalisasi pasar sekitar 80% selama lima tahun terakhir, menurut laporan sumber.

Investor kini mengamati dengan saksama laporan pendapatan perusahaan berikutnya pada 1 Oktober untuk melihat tanda-tanda bahwa strategi pemulihan CEO Elliott Hill mulai membuahkan hasil. Laporan tersebut akan menjadi ujian penting apakah perusahaan dapat membalikkan tren penjualan negatif dan menangkis persaingan yang meningkat.

Back to latest news

LATEST