Story
Tailored Brands, Induk Men's Wearhouse, Ajukan IPO Setelah Keluar dari Kebangkrutan

Summary
Tailored Brands Inc., perusahaan induk Men's Wearhouse, secara resmi mengajukan penawaran umum perdana (IPO), menandai kembalinya ke pasar publik setelah menjalani restrukturisasi kebangkrutan pada tahun 2020.
Tailored Brands Inc., pemilik ritel pakaian pria Men's Wearhouse, telah secara resmi mengajukan permohonan penawaran umum perdana (IPO) pada hari Jumat. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan untuk kembali ke pasar saham setelah keluar dari perlindungan kebangkrutan pada tahun 2020.
Kinerja Keuangan dan Rincian Penawaran
Dalam dokumen yang diajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), perusahaan yang berbasis di Houston ini melaporkan kinerja keuangan yang solid. Untuk periode tiga bulan yang berakhir pada 2 Mei, Tailored Brands mencatatkan:
- Laba bersih sebesar $44,9 juta.
- Pendapatan mencapai $681,8 juta.
Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan membukukan laba bersih sebesar $50,7 juta dari pendapatan $644,4 juta. Perusahaan berencana untuk mencatatkan sahamnya di Nasdaq Global Select Market dengan simbol ticker MENW. Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan Jefferies Financial Group akan bertindak sebagai penjamin emisi utama dalam penawaran ini.
Latar Belakang Restrukturisasi
AdTailored Brands, yang juga mengoperasikan merek Jos. A. Bank dan K&G Fashion Superstore, mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 pada Agustus 2020. Keputusan ini dipicu oleh anjloknya permintaan pakaian formal dan bisnis akibat kebijakan bekerja dari rumah selama pandemi.
Perusahaan berhasil keluar dari proses kebangkrutan pada akhir 2020 setelah melakukan restrukturisasi utang yang signifikan, yang berhasil mengeliminasi utang sebesar $686 juta. Saat ini, dana lindung nilai Silver Point Capital menjadi pemegang saham pengendali dan diperkirakan akan mempertahankan kontrol suara setelah IPO.
Perubahan Manajemen dan Konteks Pasar
Menjelang IPO, Tailored Brands telah memperkuat tim manajemennya. Pada bulan November, perusahaan menunjuk Mike Baughn, mantan CFO Footlocker Inc., sebagai Chief Financial Officer baru. Selain itu, Karla Gray, seorang mantan eksekutif Nike Inc., dipromosikan menjadi Chief Operating Officer.
Langkah Tailored Brands untuk melantai di bursa terjadi di tengah meningkatnya aktivitas IPO di kalangan perusahaan yang berfokus pada konsumen. Hal ini menunjukkan potensi pemulihan dan minat investor terhadap sektor ritel setelah periode yang menantang.