Story
Respons Permintaan Eropa, Honeywell Kembangkan Produk Pertahanan Bebas Kontrol Ekspor AS

Summary
Honeywell Aerospace meningkatkan pengembangan produk pertahanan yang tidak tunduk pada regulasi ekspor AS (ITAR) untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari negara-negara Eropa yang ingin menghindari potensi hambatan ekspor.
Pemasok kedirgantaraan asal AS, Honeywell Aerospace, berencana menambah lebih banyak produk yang dirancang tanpa teknologi AS yang dibatasi untuk pasar Eropa. Langkah ini merupakan respons terhadap lonjakan belanja pertahanan di benua tersebut, yang mendorong permintaan komponen yang bebas dari potensi hambatan ekspor Washington.
Strategi Menghindari Regulasi ITAR
Negara-negara Eropa menunjukkan peningkatan permintaan untuk sistem pertahanan yang bebas dari Peraturan Lalu Lintas Senjata Internasional AS (International Traffic in Arms Regulations/ITAR). Menurut pejabat pertahanan dan eksekutif industri, kekhawatiran utama adalah potensi Washington memblokir ekspor ulang komponen sensitif AS yang terpasang pada sistem persenjataan buatan luar negeri.
Menanggapi hal ini, Honeywell telah menugaskan 1.000 insinyur gabungan di Polandia dan Republik Ceko untuk merancang teknologi bebas ITAR. "Mantra utama, dorongan, dan perintah mereka adalah merancang teknologi non-ITAR untuk... strategi lokal," kata CEO Honeywell Aerospace, Jim Currier, kepada Reuters dalam sebuah wawancara. Perusahaan juga diperkirakan akan mengumumkan produk bebas ITAR baru di Farnborough Airshow, Inggris, bulan ini.
Ekspansi Internasional dan Dampak Pasar
Langkah ini sejalan dengan meningkatnya eksposur internasional untuk bisnis pertahanan Honeywell, yang menyumbang sekitar 40% dari total pendapatan perusahaan. Tahun lalu, penjualan internasional menyumbang sekitar 30% dari bisnis pertahanan perusahaan, meningkat signifikan dari sekitar 18% pada tahun 2020.
AdUntuk mempercepat strategi ini, Honeywell memanfaatkan akuisisi perusahaan Italia, Civitanavi, pada tahun 2024 untuk meningkatkan skala teknologi navigasi bebas ITAR. "Itu telah menjadi pedoman kami. Kami sedang mengembangkan teknologi non-ITAR untuk digunakan di Uni Eropa dan luar negeri untuk mitra kami di kawasan Asia-Pasifik, seperti Jepang dan Korea," tambah Currier.
Tren Industri yang Lebih Luas
Permintaan untuk komponen bebas ITAR bukanlah fenomena yang terbatas pada Honeywell. Peningkatan ketegangan geopolitik, terutama perang di Ukraina, telah mendorong negara-negara sekutu AS untuk mencari kemandirian rantai pasok yang lebih besar dalam sektor pertahanan.
Sebagai contoh, Michael Iacovelli, CEO pemasok komponen kedirgantaraan asal Kanada, Ben Machine Products, mengatakan bahwa lebih dari separuh pekerjaan perusahaannya kini disyaratkan oleh klien untuk bebas ITAR. Angka ini melonjak dari nol pada tahun 2018, yang mengindikasikan pergeseran signifikan dalam dinamika rantai pasok pertahanan global.