Story

Citi: Penguatan Saham Jepang Jadi Penyebab Pelemahan Yen

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 8, 20261 min read
Citi: Penguatan Saham Jepang Jadi Penyebab Pelemahan Yen

Summary

Analis Citi menyatakan bahwa rekor tertinggi pada pasar saham Jepang mendorong penjualan yen terkait transaksi lindung nilai oleh investor. Kenaikan saham yang berkelanjutan diperkirakan akan mempertahankan tekanan pelemahan pada mata uang tersebut.

Text size
Background

Menurut Citi, level historis yang tinggi pada ekuitas Jepang kemungkinan besar menjadi pendorong utama penjualan yen. Hal ini terkait dengan transaksi penyeimbangan kembali (rebalancing) dan lindung nilai (hedging) yang dilakukan oleh investor, baik di Jepang maupun di luar negeri. Bank tersebut mencatat bahwa kenaikan kuat yang terus-menerus pada saham Jepang akan mempertahankan tekanan pelemahan pada yen.

Citi menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk mengendalikan pelemahan yen dalam kondisi seperti ini adalah melalui dua jalur. Pertama, Bank of Japan (BoJ) memajukan normalisasi kebijakan moneternya. Kedua, Kementerian Keuangan (MoF) melakukan intervensi langsung di pasar dengan membeli yen.

Yen telah berada di bawah tekanan karena indeks saham Jepang telah naik ke level rekor dalam beberapa bulan terakhir. Investor yang memegang ekuitas Jepang sering kali melakukan lindung nilai terhadap eksposur mata uang mereka dengan menjual yen, terutama ketika nilai ekuitas naik dengan cepat. Selain itu, kebijakan moneter ultra-longgar BoJ, yang kontras dengan pengetatan oleh bank sentral utama lainnya, juga berkontribusi pada pelemahan yen terhadap dolar.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Namun, jika kenaikan saham Jepang terus berlanjut tetapi dengan laju yang lebih lambat, tekanan terhadap yen diperkirakan akan mereda. Hal ini karena kebutuhan investor untuk melakukan lindung nilai dengan menjual yen akan berkurang. Citi mengidentifikasi level ¥165 per dolar sebagai level kritis yang perlu diperhatikan dalam waktu dekat. Meskipun demikian, bank tersebut menyatakan bahwa skenario bullish jangka panjang mereka untuk yen sebagian besar tidak terpengaruh.

Back to latest news

LATEST