Story

China Larang Sementara Ekspor Helium di Tengah Kekhawatiran Pasokan Global

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20262 min read
China Larang Sementara Ekspor Helium di Tengah Kekhawatiran Pasokan Global
Text size
Background

Pemerintah China pada hari Jumat mengumumkan larangan sementara ekspor helium yang berlaku segera, sebuah langkah yang diambil di tengah kekhawatiran bahwa konflik militer yang kembali memanas di Timur Tengah dapat memicu kelangkaan baru gas yang krusial untuk industri manufaktur chip.

Latar Belakang Kebijakan

Kebijakan ini merupakan upaya Beijing untuk melindungi pasokan domestik dari potensi guncangan di pasar global. Helium adalah komponen esensial dalam produksi semikonduktor, terutama untuk manajemen panas, yang sangat vital bagi industri kecerdasan buatan (AI) China yang semakin bergantung pada chip produksi dalam negeri.

Menurut laporan Reuters, konflik di Timur Tengah sebelumnya telah menyebabkan kelangkaan helium yang mengganggu operasional perusahaan secara global, termasuk di China. Larangan ini adalah contoh terbaru dari strategi Beijing untuk membatasi ekspor bahan-bahan penting, seperti yang pernah dilakukan pada bahan bakar dan pupuk, guna mencegah kelangkaan di dalam negeri.

Ketergantungan Impor dan Risiko Rantai Pasok

China sangat bergantung pada helium impor untuk memenuhi kebutuhannya. Menurut perkiraan dari firma riset kebijakan Trivium China, impor menyumbang sekitar 85% dari total kebutuhan helium negara tersebut.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Ketergantungan ini membuat China rentan terhadap gangguan pasokan. Qatar, yang menyumbang sepertiga dari pasokan global dan lebih dari separuh impor helium China dalam beberapa tahun terakhir, menjadi sumber utama kekhawatiran. Serangan sebelumnya di kawasan tersebut telah terbukti mengganggu jalur ekspor dari Qatar, meningkatkan risiko bagi stabilitas pasokan China.

Analisis dan Dampak Pasar

Menurut Cory Combs, kepala riset rantai pasok di Trivium China, larangan ekspor ini bertujuan mencegah perusahaan domestik menjual surplus helium ke pasar Asia untuk mendapatkan keuntungan di tengah kenaikan harga regional. Langkah ini diharapkan dapat mencegah lonjakan harga dan kelangkaan di pasar domestik China.

Meskipun demikian, dampak larangan ini terhadap pasar global diperkirakan terbatas. "Saya tidak mengetahui adanya negara yang sangat bergantung pada impor helium dari China," kata Combs. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini "seharusnya tidak mendorong kelangkaan atau guncangan harga yang besar" di tingkat internasional, karena China bukanlah eksportir helium yang signifikan.

Back to latest news

LATEST