Story
Bayer Minta Hakim Setujui Penyelesaian Sengketa Roundup Senilai $7,25 Miliar

Summary
Unit Monsanto milik Bayer mendesak hakim di Missouri untuk menyetujui usulan penyelesaian sengketa senilai $7,25 miliar guna mengakhiri ribuan gugatan hukum yang menuduh herbisida Roundup menyebabkan kanker.
Unit usaha Monsanto milik Bayer mendesak seorang hakim di Missouri, AS, untuk menyetujui usulan penyelesaian gugatan hukum senilai $7,25 miliar. Kesepakatan ini diajukan untuk menyelesaikan hampir seluruh klaim yang ada dan yang akan datang di Amerika Serikat terkait tuduhan bahwa herbisida Roundup menyebabkan kanker.
Langkah ini merupakan upaya terbaru Bayer untuk mengatasi masalah litigasi berkepanjangan yang telah membebani kinerja keuangan dan harga saham perusahaan sejak akuisisi Monsanto pada tahun 2018.
Detail Usulan Penyelesaian
Dalam sidang dengar pendapat di St. Louis, pengacara Monsanto, James Bennett, menyatakan bahwa kesepakatan yang diajukan adalah satu-satunya tawaran yang ada. Ia menegaskan bahwa perusahaan siap untuk terus melawan gugatan di pengadilan jika proposal tersebut ditolak.
Berdasarkan usulan tersebut, penggugat yang terpapar Roundup dan menderita limfoma non-Hodgkin akan menerima pembayaran yang bervariasi antara $10.000 hingga $165.000. Jumlah pasti kompensasi akan bergantung pada beberapa faktor, termasuk tingkat keparahan kanker, usia saat diagnosis, dan jenis paparan terhadap produk.
Argumen Pro dan Kontra
AdBeberapa pengacara yang mewakili penggugat mendukung kesepakatan tersebut. Hunter Shkolnik, yang mewakili 3.000 penggugat, mengatakan bahwa keputusan Mahkamah Agung AS baru-baru ini yang memihak Monsanto telah melemahkan banyak kasus. Putusan tersebut membatasi klaim bahwa label Roundup seharusnya memuat peringatan risiko kanker, sehingga membuat penyelesaian ini menjadi pilihan yang lebih realistis bagi kliennya.
Namun, pihak lain menentang keras proposal tersebut. Pengacara T. Roe Frazer berpendapat bahwa jumlah pembayaran tidak memadai, dengan menyatakan bahwa hanya sedikit penggugat yang akan memenuhi syarat untuk mendapatkan kompensasi maksimal $165.000. Ia juga menambahkan bahwa nilai total $7,25 miliar tidak cukup untuk mencakup potensi klaim di masa depan, mengingat Roundup masih dijual di pasaran.
Konteks dan Implikasi bagi Investor
Bayer saat ini menghadapi sekitar 65.000 klaim di pengadilan federal dan negara bagian AS. Litigasi ini telah menjadi beban finansial yang signifikan, mendorong perusahaan untuk mengalokasikan miliaran dolar untuk biaya hukum dan penyelesaian.
Pada tahun 2020, Bayer sebelumnya telah menghabiskan sekitar $10 miliar untuk menyelesaikan sebagian besar gugatan yang ada saat itu. Namun, upaya terpisah senilai $1,25 miliar untuk menyelesaikan klaim di masa depan gagal mendapatkan persetujuan pengadilan. Persetujuan atas kesepakatan baru ini akan menjadi langkah krusial bagi Bayer untuk mengurangi ketidakpastian hukum dan memulihkan kepercayaan investor. Hakim diperkirakan tidak akan mengeluarkan putusan segera setelah sidang ini.