Story

Tarif Kapal Capesize dan Panamax Tekan Indeks Baltik Turun untuk Hari Keempat

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 13, 20261 min read
Tarif Kapal Capesize dan Panamax Tekan Indeks Baltik Turun untuk Hari Keempat

Summary

Indeks angkutan kargo curah kering utama The Baltic Exchange melanjutkan penurunannya untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Kamis, tertekan oleh pelemahan signifikan pada tarif sewa kapal berukuran besar.

Text size
Background

Indeks angkutan kargo curah kering utama dari The Baltic Exchange turun untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Kamis, terbebani oleh melemahnya tarif sewa untuk segmen kapal capesize dan panamax. Indeks utama, yang menjadi acuan biaya pengiriman komoditas mentah via laut, anjlok 95 poin atau 3,2% ke level 2.844.

Penurunan ini terjadi setelah indeks sempat mencapai level tertingginya sejak 3 Juni pada pekan lalu, mengindikasikan adanya pendinginan permintaan di pasar angkutan laut global.

Pelemahan Dipimpin Segmen Kapal Besar

Koreksi pada indeks utama terutama didorong oleh penurunan tajam pada tarif sewa kapal-kapal berukuran paling besar. Data dari The Baltic Exchange menunjukkan rincian sebagai berikut:

  • Indeks Capesize: Merosot paling dalam, kehilangan 243 poin atau 5,2% menjadi 4.469. Akibatnya, pendapatan harian rata-rata untuk kapal capesize, yang biasa mengangkut kargo 150.000 ton seperti biji besi dan batu bara, turun sebesar $2.212 menjadi $37.025.
  • Indeks Panamax: Turun 40 poin atau 1,7% ke level 2.262. Pelemahan ini melanjutkan tren negatif setelah reli kenaikan selama sepuluh sesi berakhir pada hari perdagangan sebelumnya.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Berbeda dengan segmen yang lebih besar, segmen supramax justru berhasil mencatatkan sedikit kenaikan selama sesi tersebut, menunjukkan adanya perbedaan dinamika permintaan untuk kapal berukuran lebih kecil.

Konteks Pasar Komoditas

Pelemahan pada segmen capesize terjadi di tengah pergerakan harga kontrak berjangka biji besi yang diperdagangkan dalam rentang sempit. Menurut laporan pasar, para pelaku pasar menyeimbangkan antara faktor positif seperti berkurangnya kerugian pabrik baja di China dan biaya angkut yang masih kuat, dengan faktor negatif yaitu penurunan volume ekspor baja dari negara tersebut.

Indeks Baltik sering dianggap sebagai indikator utama untuk aktivitas ekonomi global karena mengukur permintaan pengiriman bahan baku. Penurunan berkelanjutan pada indeks ini dapat diartikan oleh sebagian investor sebagai sinyal potensi perlambatan permintaan komoditas di tingkat global.

Back to latest news

LATEST