Story

Bursa Australia Ditutup Stagnan, Indeks S&P/ASX 200 Turun Tipis 0,01%

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 18, 20262 min read
Bursa Australia Ditutup Stagnan, Indeks S&P/ASX 200 Turun Tipis 0,01%

Summary

Indeks acuan S&P/ASX 200 Australia ditutup hampir tidak berubah pada hari Jumat, tertekan oleh pelemahan di sektor energi dan properti di tengah pergerakan komoditas yang beragam.

Text size
Background

Pasar saham Australia mengakhiri sesi perdagangan hari Jumat dengan kondisi hampir datar, dengan indeks acuan S&P/ASX 200 ditutup melemah sangat tipis sebesar 0,01%. Pelemahan ini terutama didorong oleh tekanan jual pada saham-saham di sektor A-REITs (properti), Energi, dan Kebutuhan Pokok (Consumer Staples).

Kinerja Indeks dan Sektor

Menurut data dari Investing.com, indeks S&P/ASX 200 berakhir di Sydney dengan penurunan minimal meskipun sentimen pasar secara keseluruhan tampak beragam. Data bursa menunjukkan bahwa jumlah saham yang menguat sebenarnya lebih banyak daripada yang melemah, dengan perbandingan 646 berbanding 453, sementara 379 saham lainnya tidak berubah. Hal ini mengindikasikan bahwa pelemahan pada saham-saham berkapitalisasi besar di sektor tertentu menjadi penekan utama indeks.

Indeks volatilitas S&P/ASX 200 VIX, yang mengukur ekspektasi volatilitas pasar, justru turun signifikan sebesar 5,34% ke level 11,94. Penurunan ini menandakan berkurangnya kekhawatiran investor mengenai fluktuasi harga yang tajam dalam jangka pendek.

Saham Penggerak Pasar

Beberapa saham menunjukkan pergerakan signifikan yang berlawanan arah, mencerminkan dinamika internal pasar.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Saham dengan Kinerja Terbaik (Top Gainers):
  • IperionX Limited (ASX:IPX), naik 7,35%
  • Megaport Ltd (ASX:MP1), menguat 7,08%
  • Mercury NZ Ltd (ASX:MCY), bertambah 5,66%
  • Saham dengan Kinerja Terburuk (Top Losers):
  • Stanmore Coal (ASX:SMR), turun 4,32%
  • Nine Entertainment Co Holdings Ltd (ASX:NEC), anjlok 3,77% ke level terendah sepanjang masa.
  • Xero Ltd (ASX:XRO), terkoreksi 3,64%

Konteks Komoditas dan Mata Uang

Pergerakan di pasar komoditas memberikan gambaran yang beragam. Kontrak berjangka Emas untuk pengiriman Desember naik 0,75% menjadi $4.432,80 per troy ounce. Sebaliknya, harga minyak mentah mengalami penurunan, dengan minyak mentah WTI untuk pengiriman Oktober turun 1,61% menjadi $100,27 per barel, dan kontrak minyak Brent November melemah 1,88% ke $102,85 per barel. Pelemahan harga minyak ini sejalan dengan tekanan yang dialami sektor energi di bursa Australia.

Di pasar valuta asing, pasangan AUD/USD relatif tidak berubah di level 0,71, sementara AUD/JPY menguat 0,92% menjadi 111,91. Indeks Dolar AS Berjangka menunjukkan sedikit penguatan sebesar 0,05% di level 100,03.

Back to latest news

LATEST