Story

Saham eVTOL: Joby, Archer, dan Vertical Aerospace Hadapi Momen Krusial

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 21, 20262 min read
Saham eVTOL: Joby, Archer, dan Vertical Aerospace Hadapi Momen Krusial
Text size
Background

Sektor pesawat lepas landas dan mendarat vertikal bertenaga listrik (eVTOL) menghadapi koreksi pasar yang signifikan, dengan saham-saham utama di sektor ini anjlok antara 43% hingga 76% sejak awal tahun. Meskipun demikian, serangkaian katalis pada Juli 2026, terutama pergeseran strategis Archer Aviation ke sektor pertahanan, mulai mengubah lanskap investasi bagi para pemain utama di industri ini.

Analisis Komparatif Perusahaan

Ketiga perusahaan eVTOL yang terdaftar di bursa—Joby Aviation (JOBY), Archer Aviation (ACHR), dan Vertical Aerospace (EVTL)—masih berada dalam fase pra-pendapatan, namun masing-masing memiliki profil risiko dan peluang yang berbeda secara fundamental.

Joby Aviation (JOBY): Pilihan Paling Stabil

Joby Aviation dipandang sebagai perusahaan dengan risiko paling rendah di antara ketiganya, didukung oleh fundamental yang kuat. Keunggulan utamanya meliputi:

  • Likuiditas terkuat: Memiliki cadangan kas sebesar $1,3 miliar, memberikan bantalan finansial yang cukup untuk melewati potensi penundaan sertifikasi.
  • Dukungan strategis: Didukung oleh nama-nama besar seperti Toyota, Delta Air Lines, dan Departemen Pertahanan AS (DoD).
  • Kemajuan regulasi: Terpilih untuk program percepatan regulasi dari Federal Aviation Administration (FAA), yaitu eVTOL Integration Pilot Program (EIPP).

Analis di H.C. Wainwright dan Cantor Fitzgerald memberikan peringkat Buy/Overweight dengan target harga $9,00, menyiratkan potensi kenaikan sekitar 18% dari level saat ini. Namun, ketidakpastian jadwal sertifikasi FAA tetap menjadi risiko utama.

Archer Aviation (ACHR): Potensi dari Sektor Pertahanan

Archer Aviation baru-baru ini menjadi sorotan setelah mengumumkan platform pesawat otonom yang dikembangkan bersama Anduril pada 20 Juli 2026. Platform ini mencakup varian pertahanan bernama "Thunder", yang mengubah narasi investasi perusahaan secara struktural.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Pergeseran ke sektor pertahanan membuka peluang pendapatan dari kontrak pemerintah bahkan sebelum sertifikasi komersial dari FAA diperoleh, yang dapat membantu menutupi laju pembakaran kas perusahaan. Cantor Fitzgerald menegaskan kembali peringkat Overweight dengan target harga $11,00, yang mengindikasikan potensi kenaikan 108%. Meskipun demikian, pendapatan dari kontrak pertahanan ini belum terjamin.

Vertical Aerospace (EVTL): Spekulasi Berisiko Tinggi

Vertical Aerospace menghadapi tantangan signifikan setelah menunda target sertifikasi pesawatnya hingga tahun 2029, dari sebelumnya 2028. Dengan kapitalisasi pasar yang kecil sekitar $208 juta, perusahaan dijadwalkan memberikan pembaruan pendanaan pada 13 Agustus 2026, yang menandakan adanya potensi risiko penggalangan dana baru.

Meskipun memiliki buku pra-pesanan bersyarat senilai ~$6 miliar dari maskapai seperti American Airlines dan Japan Airlines, pesanan ini tidak akan terkonversi menjadi pendapatan tanpa adanya sertifikasi regulasi.

Implikasi bagi Investor

Bagi investor, lanskap eVTOL saat ini menawarkan profil risiko yang berbeda. Joby Aviation menonjol sebagai pilihan yang lebih mengutamakan kualitas dan stabilitas finansial. Sebaliknya, Archer Aviation menawarkan pertaruhan asimetris dengan potensi imbal hasil yang lebih tinggi jika strategi pertahanannya berhasil.

Sementara itu, Vertical Aerospace berada di wilayah yang sangat spekulatif karena penundaan sertifikasi dan ketidakpastian pendanaan. Investor perlu mencermati bahwa seluruh sektor ini tetap berisiko tinggi, mengingat semua perusahaan masih dalam tahap pra-pendapatan dan sangat bergantung pada persetujuan regulator.

Back to latest news

LATEST