Story
AMAT vs LRCX: Saham Chip Mana yang Lebih Menarik Pasca-Aksi Jual?

Setelah aksi jual brutal di sektor chip yang menekan saham Applied Materials (AMAT) dan Lam Research (LRCX), kedua saham tersebut menunjukkan pemulihan. Namun, data menunjukkan AMAT sebagai pilihan beli yang lebih konservatif saat ini, dengan valuasi yang lebih rendah, risiko yang lebih kecil, dan lebih banyak peningkatan target dari analis yang secara spesifik menyebut koreksi harga sebagai titik masuk.
Konteks Aksi Jual
Aksi jual di sektor semikonduktor dimulai pada 2 Juli, dipicu oleh laporan penjualan kapasitas AI Meta yang menimbulkan kekhawatiran akan kelebihan pembangunan infrastruktur, serta diperparah oleh laporan perlambatan HBM dari SK Hynix. Akibatnya, saham AMAT anjlok 8,4% dalam satu sesi dan LRCX sempat turun hingga 10%.
Meski kedua saham telah pulih sebagian, harganya masih berada di bawah rekor tertinggi 52 minggu terakhir. Namun, analis fundamental melihat prospek jangka panjang sektor ini tetap kuat. Wolfe Research, misalnya, justru menaikkan estimasi belanja modal peralatan fabrikasi wafer (WFE) untuk tahun 2027 menjadi $185 miliar dan untuk tahun 2028 menjadi $225 miliar setelah terjadi penurunan harga.
Perbandingan Head-to-Head
Lam Research (LRCX) menunjukkan keunggulan operasional yang impresif dengan metrik yang lebih superior dibandingkan AMAT. Namun, AMAT unggul dalam hal valuasi dan profil risiko yang lebih rendah.
Keunggulan Operasional Lam Research (LRCX)
LRCX secara fundamental adalah bisnis yang lebih ramping dan bertumbuh lebih cepat, yang tercermin dalam metrik keuangannya:
Ad- Pertumbuhan Pendapatan (LTM): +26,5% vs 3,3% untuk AMAT.
- Return on Invested Capital (ROIC): 46,7% vs 26,3% untuk AMAT.
- Return on Equity (ROE): 66,8% vs 39,7% untuk AMAT.
Analis di Mizuho baru-baru ini menaikkan target harga untuk LRCX menjadi $400, mengutip percepatan belanja modal HBM hingga 2027-2028. Namun, investor perlu memperhatikan rilis laporan keuangan kuartal keempat fiskal LRCX pada 29 Juli, yang dapat menambah volatilitas.
Argumen untuk Applied Materials (AMAT)
Kasus untuk membeli AMAT setelah koreksi didasarkan pada tiga faktor utama:
- Valuasi yang Lebih Rendah: AMAT diperdagangkan dengan *forward P/E ratio* 43,1x, lebih rendah dibandingkan LRCX yang sebesar 54,7x. Di tengah pasar yang sedang mengevaluasi ulang premi pertumbuhan, valuasi yang lebih murah menjadi faktor penting.
- Risiko Volatilitas Lebih Kecil: Dengan nilai *beta* 5 tahun sebesar 1,57 dibandingkan 1,81 untuk LRCX, saham AMAT cenderung tidak terlalu bergejolak. Ini menjadi pertimbangan penting bagi investor yang masuk setelah terjadi aksi jual tajam.
- Keyakinan Analis: Setelah penurunan, Wolfe Research menobatkan AMAT sebagai pilihan utama mereka di sektor peralatan semikonduktor. Sementara itu, Stifel menaikkan target harganya menjadi $650.
Implikasi bagi Investor
Meskipun metrik operasional superior LRCX menjadikannya kandidat yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang, kombinasi valuasi yang lebih tinggi, volatilitas yang lebih besar, dan risiko dari laporan keuangan yang akan datang menjadikannya pilihan yang lebih berisiko dalam jangka pendek. Sebaliknya, valuasi yang lebih menarik dan profil risiko yang lebih rendah menjadikan AMAT sebagai pilihan taktis yang lebih "bersih" bagi investor yang ingin memanfaatkan koreksi harga di sektor ini.