Story

Yen Tembus 160 per Dolar, Pasar Waspadai Intervensi di Level Kritis 161

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 1, 20262 min read
Yen Tembus 160 per Dolar, Pasar Waspadai Intervensi di Level Kritis 161
Text size
Background

Yen Jepang kembali terdepresiasi menembus level psikologis 160 per dolar AS, menyoroti kerentanan mata uang tersebut terhadap pelemahan lebih lanjut dan meningkatkan risiko intervensi baru di pasar oleh otoritas Jepang.

Pergerakan ini sebagian besar dipicu oleh penguatan dolar AS yang signifikan pada hari Jumat lalu, didorong oleh ekspektasi pasar akan suku bunga AS yang lebih tinggi. Pada hari Senin, yen diperdagangkan di level 159,77 per dolar, setelah sebelumnya sempat menyentuh 160,09.

Level Intervensi Menjadi Sorotan

Meskipun ambang batas spesifik untuk intervensi tidak pernah diumumkan secara resmi, para ahli strategi memperingatkan bahwa level pemicu berikutnya kemungkinan berada di sekitar 161 per dolar, diikuti oleh kisaran 162-163. Para analis menilai setiap tindakan intervensi kemungkinan hanya akan mengulur waktu, bukan membalikkan tren pelemahan yen secara fundamental.

"Untuk level kunci, perhatikan 161 terlebih dahulu, kemudian kisaran 162,9-163,3, yang merupakan area di mana otoritas melakukan intervensi terakhir," kata Rinto Maruyama, ahli strategi senior di SMBC Nikko Securities. Ia menambahkan bahwa pemerintah Jepang cenderung bertindak secara tak terduga untuk memaksimalkan dampak.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Dilema Bank of Japan

Kondisi ini menempatkan Bank of Japan (BoJ) dalam posisi sulit. Pasar swap menunjukkan probabilitas 90% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan 18 September, dan ekspektasi kenaikan pada bulan Oktober telah sepenuhnya diperhitungkan.

  • Tekanan Pasar: Seiji Adachi, mantan anggota dewan BoJ, memperingatkan bahwa bank sentral "pada dasarnya telah terpojok." Jika BoJ gagal memenuhi ekspektasi kenaikan suku bunga, yen berisiko anjlok lebih tajam.
  • Intervensi Sebelumnya: Data Kementerian Keuangan Jepang menunjukkan negara itu telah menghabiskan rekor $96,4 miliar dalam sebulan terakhir untuk menopang yen, termasuk melalui intervensi gabungan dengan AS pada bulan Juli.
  • Posisi Spekulatif: Para *hedge fund* dilaporkan telah kembali membangun posisi jual (*short*) terhadap yen setelah sempat menguranginya pasca-intervensi bulan Juli.

Para pejabat Jepang berulang kali menyatakan bahwa kecepatan dan pergerakan yang tidak teratur menjadi faktor kunci dalam keputusan intervensi, bukan level nilai tukar tertentu. Namun, dengan suku bunga riil Jepang yang masih berada di wilayah negatif, banyak pengamat pasar percaya bahwa intervensi saja tidak akan cukup untuk membalikkan tren pelemahan yen tanpa didukung oleh perubahan kebijakan moneter yang signifikan.

Back to latest news

LATEST