Story
Gedung Putih Batalkan Pencalonan Mantan Pilot Delta untuk Posisi Kunci Penerbangan Internasional

Summary
Gedung Putih telah menarik pencalonan Jeffrey Anderson sebagai duta besar untuk ICAO menyusul penolakan dari serikat pilot terkemuka terkait pandangannya tentang kenaikan usia pensiun pilot.
Gedung Putih telah secara resmi menarik pencalonan Jeffrey Anderson, seorang mantan pilot Delta Air Lines, untuk menjabat sebagai duta besar Amerika Serikat untuk Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Langkah ini diambil setelah pencalonannya mendapat penentangan keras dari salah satu serikat pilot paling berpengaruh di negara itu.
Latar Belakang Penarikan
Menurut laporan Reuters, pemerintahan Presiden Donald Trump pertama kali menominasikan Anderson pada Juli 2025, namun sang pilot tidak pernah mendapatkan jadwal sidang konfirmasi di hadapan Kongres. Gedung Putih tidak memberikan alasan spesifik atas penarikan pencalonan tersebut.
Penolakan utama datang dari Air Line Pilots Association (ALPA), serikat yang mewakili lebih dari 79.000 pilot. Tahun lalu, ALPA secara terbuka mengkritik pencalonan Anderson, menyebutnya tidak memenuhi syarat untuk posisi duta besar tersebut. Salah satu poin utama keberatan mereka adalah dukungan Anderson terhadap gagasan menaikkan usia pensiun wajib bagi pilot maskapai.
Kontroversi Usia Pensiun
Isu sentral dalam penolakan ini adalah proposal untuk menaikkan batas usia pensiun pilot dari 65 tahun menjadi 67 tahun. Beberapa anggota parlemen AS sebelumnya telah mendorong pemerintahan untuk mengadvokasi perubahan ini di ICAO, sebuah badan PBB yang berbasis di Montreal.
AdNamun, upaya tersebut gagal setelah Kongres AS menolak usulan kenaikan usia menjadi 67 tahun pada tahun 2024. Isu ini menjadi sangat relevan untuk posisi ICAO karena aturan internasional saat ini mencegah pilot berusia di atas 65 tahun untuk terbang di sebagian besar negara di luar Amerika Serikat, menciptakan potensi konflik regulasi dan operasional bagi maskapai penerbangan.
Kekosongan Posisi dan Peran ICAO
Dengan penarikan ini, posisi duta besar AS untuk ICAO tetap kosong sejak Juli 2022. Jabatan tersebut sebelumnya dipegang oleh C.B. "Sully" Sullenberger, kapten yang terkenal karena berhasil mendaratkan pesawat Airbus A320 di Sungai Hudson pada tahun 2009.
ICAO memainkan peran penting dalam menetapkan standar global untuk keselamatan dan keamanan penerbangan di antara 193 negara anggotanya. Meskipun tidak memiliki kekuatan penegakan hukum, badan ini bekerja melalui konsensus untuk menyelaraskan regulasi, mulai dari spesifikasi landasan pacu hingga standar sabuk pengaman.