Story
AS Jatuhkan Sanksi pada Bank Turki Terkait Dugaan Fasilitasi Keuangan Iran

Summary
Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap bank investasi Turki Golden Global Yatirim Bankasi dan dua anak usahanya, menuduh mereka membantu Iran mentransfer pendapatan minyak dan memutus akses mereka dari sistem keuangan dolar.
Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) telah memberlakukan sanksi baru terkait Iran terhadap sebuah bank investasi Turki dan dua anak perusahaannya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah AS untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran, dengan secara efektif memutus entitas tersebut dari sistem keuangan berbasis dolar.
Entitas yang Menjadi Target
Menurut Office of Foreign Assets Control (OFAC) Departemen Keuangan, entitas yang dikenai sanksi adalah:
- Golden Global Yatirim Bankasi Anonim Sirketi, sebuah bank investasi yang berbasis di Istanbul.
- Golden Global Portfoy Yonetimi Anonim Sirketi, sebuah manajer aset.
- Golden Global Varlik Kiralama Anonim Sirketi, sebuah perusahaan leasing aset.
Ketiga entitas tersebut telah dimasukkan ke dalam daftar Specially Designated Nationals (SDN) OFAC. Departemen Keuangan juga mengeluarkan lisensi umum untuk mengizinkan penyelesaian transaksi yang sedang berjalan dengan entitas-entitas yang terkena sanksi.
Golden Global Yatrim Bankasi merupakan bank terbesar ke-35 di Turki berdasarkan total aset, dengan total aset sebesar 25,02 miliar lira Turki ($516,63 juta) pada tahun 2025, menurut data dari TheBanks.EU.
Tuduhan Fasilitasi Jaringan Keuangan Iran
AdDepartemen Keuangan AS menyatakan bahwa Golden Global didirikan dengan tujuan untuk memungkinkan "jaringan perbankan bayangan" Iran mentransfer pendapatan minyak dari Tiongkok ke Turki. Dana tersebut kemudian diduga dikonversi menjadi uang tunai dan emas oleh para penukar uang.
Lembaga tersebut menuduh Golden Global secara sadar menawarkan layanan perbankan koresponden kepada lembaga keuangan Iran. Hal ini memungkinkan transaksi melalui rekening yang dikendalikan oleh Pasukan Qods Garda Revolusi Islam (IRGC-QF) dan proksinya.
Konteks dan Dampak Lebih Luas
Tindakan ini adalah yang terbaru dalam kampanye tekanan ekonomi pemerintahan Trump terhadap Iran, yang diumumkan oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent sebagai "serangan ekonomi" terhadap jaringan keuangan Iran di seluruh dunia. Bessent menyatakan bahwa Washington kemungkinan akan mengumumkan sanksi baru setiap minggu, dengan fokus awal pada bank-bank.
Namun, seorang ahli sanksi, Brett Erickson dari Obsidian Risk Advisors, mempertanyakan efektivitas tindakan tersebut dan memperingatkan potensi pembalasan dari Teheran. "Menjatuhkan sanksi pada Golden Global akan sedikit meningkatkan tekanan pada Iran. Tetapi merugikan Iran dan mengubah hasil perang ini adalah dua hal yang sangat berbeda," kata Erickson. Ia menambahkan bahwa jika tekanan ini tidak dapat mengubah lintasan ekonomi perang secara signifikan, Washington mungkin hanya memprovokasi Iran untuk melakukan pembalasan yang dapat menimbulkan kerusakan lebih besar pada ekonomi global.