Story

Perlombaan Pengiriman Drone di AS Memanas Jelang Perubahan Aturan FAA

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 10, 20262 min read
Perlombaan Pengiriman Drone di AS Memanas Jelang Perubahan Aturan FAA

Summary

Raksasa ritel seperti Walmart dan Amazon mempercepat program pengiriman drone mereka, di tengah proposal regulasi baru dari FAA yang dapat memicu pertumbuhan eksponensial dengan menghilangkan hambatan operasional utama.

Text size
Background

Sektor pengiriman via drone di Amerika Serikat berada di ambang ekspansi besar, dengan para pemain utama seperti Walmart dan Amazon secara aktif meningkatkan skala jaringan mereka. Perkembangan ini didorong oleh proposal aturan baru dari Federal Aviation Administration (FAA) yang berpotensi menghilangkan hambatan regulasi paling signifikan yang selama ini menghambat pertumbuhan.

Titik Balik Regulasi

Hambatan utama hingga saat ini adalah aturan federal yang melarang pengoperasian drone di luar jangkauan pandang visual manusia (beyond the visual line of sight/BVLOS) tanpa melalui proses pengajuan surat izin khusus (waiver) yang panjang dan mahal. Aturan ini membuat skala operasi menjadi tidak efisien secara ekonomi, seperti yang dialami oleh program percontohan antara Kroger dan perusahaan drone Dexa pada tahun 2021 yang terpaksa dihentikan.

Kini, FAA telah mengusulkan aturan baru yang, jika diadopsi, akan memungkinkan operator drone bersertifikat untuk terbang di luar jangkauan pandang visual secara lebih leluasa. Perubahan ini diperkirakan akan memicu "pertumbuhan eksponensial yang masif di sektor ini selama beberapa tahun ke depan," menurut Andreas Raptopoulous, CEO produsen drone Matternet. Heather Rivera, Chief Business Officer di Wing, divisi drone Alphabet, juga menyatakan bahwa industri ini berada pada "titik balik komersial."

Ekspansi Agresif Raksasa Ritel

Menyikapi potensi ini, para raksasa ritel tidak menunggu. Walmart, yang bermitra dengan Wing dan Zipline, dilaporkan "mendekati 2 juta" pengiriman drone, dengan sebagian besar terjadi tahun ini. Perusahaan berencana memperluas jaringan drone dari 70 toko menjadi lebih dari 270 toko pada akhir tahun depan.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Jenis Pengiriman: Walmart menggunakan drone untuk barang-barang yang bersifat mendesak dan praktis, seperti obat alergi atau bahan makanan yang terlupa.
  • Kapasitas Muatan: Kapasitas angkut drone saat ini terbatas, sekitar 3 hingga 8 pon (sekitar 1,3 hingga 3,6 kg), tergantung pada model drone.
  • Kecepatan: Amazon, yang baru saja membuka jaringan drone ke-10 di AS, mengklaim pengirimannya dapat tiba dalam waktu kurang dari setengah jam.

Implikasi Ekonomi dan Persaingan Global

Potensi keuntungan dari pengiriman drone sangat menarik. Peneliti di PwC pada tahun 2024 memperkirakan biaya per pengiriman dapat turun hingga $2 pada tahun 2034, jauh lebih rendah daripada metode pengiriman darat tradisional. Efisiensi tenaga kerja juga signifikan; menurut kepala Dexa, Beth Flippo, satu operator dapat memantau 40 drone sekaligus, menangani sekitar 160 pengiriman per jam.

Langkah AS ini juga didasari oleh persaingan teknologi dengan Tiongkok. Ekonomi "ketinggian rendah" (low altitude economy) Tiongkok, yang mencakup perdagangan udara di bawah 3.000 meter, diperkirakan akan tumbuh menjadi lebih dari 2 triliun yuan ($280 miliar) pada tahun 2030. Meskipun tantangan seperti kekhawatiran masyarakat akan kebisingan dan privasi masih ada, perlombaan untuk mendominasi teknologi pengiriman masa depan terus memanas.

Back to latest news

LATEST