Story

UBS Jagokan Tiga Saham Utilitas Eropa di Tengah Transisi Energi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 8, 20262 min read
UBS Jagokan Tiga Saham Utilitas Eropa di Tengah Transisi Energi
Text size
Background

Bank investasi global UBS telah mengidentifikasi tiga perusahaan utilitas Eropa sebagai pilihan utamanya, menyoroti posisi strategis mereka dalam energi terbarukan, investasi infrastruktur, dan jasa lingkungan. Rekomendasi ini didasarkan pada laporan Equity Compass dari UBS, yang menilai perusahaan-perusahaan tersebut memiliki lintasan pertumbuhan yang kuat, karakteristik defensif, dan valuasi yang menarik.

Pilihan Utama di Sektor Utilitas

Menurut analisis UBS, ketiga perusahaan ini selaras dengan peluang inovasi transformasional di sektor energi dan sumber daya yang diyakini akan mendorong pasar dalam dekade mendatang. Pilihan ini menekankan pada perusahaan yang tidak hanya menunjukkan fundamental yang solid tetapi juga berada di garis depan transisi energi global.

UBS menyoroti kombinasi antara potensi pertumbuhan jangka panjang dan valuasi yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan para pesaingnya sebagai faktor kunci di balik rekomendasinya.

Profil Tiga Perusahaan Unggulan

Berikut adalah rincian dari masing-masing perusahaan yang menjadi pilihan utama UBS:

Engie (Prancis)

Perusahaan utilitas terintegrasi ini memiliki eksposur signifikan terhadap jaringan gas Prancis dan kapasitas pembangkit listrik terbarukan sebesar 103 GW. Engie telah berkomitmen untuk investasi pertumbuhan senilai EUR 34-38 miliar antara tahun 2026 dan 2028, dengan sekitar 90% dialokasikan untuk energi terbarukan, baterai, dan infrastruktur.

  • Target Kapasitas: Meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan penyimpanan dari 57 GW pada 2025 menjadi 95 GW pada 2030.
  • Valuasi: UBS mencatat bahwa saham Engie diperdagangkan dengan diskon signifikan dibandingkan para pesaingnya, dengan metrik rasio harga terhadap pendapatan (P/E) dan imbal hasil dividen yang menarik.
  • Dividen: Kebijakan perusahaan menargetkan rasio pembayaran 65-75% dengan dividen minimum EUR 1,1 per saham.
Sample IUX Markets – In-articleAd

RWE (Jerman)

RWE telah bertransformasi menjadi salah satu pengembang energi terbarukan terkemuka di dunia. Perusahaan berencana untuk berinvestasi sebesar EUR 35 miliar dari tahun 2025 hingga 2030, dengan fokus pada tenaga angin lepas pantai, tenaga angin darat, surya, baterai, dan hidrogen.

  • Target Pertumbuhan: RWE menargetkan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) laba per saham (EPS) sebesar 18% untuk periode 2025-2027.
  • Kapasitas: Saat ini, RWE memiliki kapasitas 12,5 GW yang sedang dalam tahap pembangunan, yang akan meningkatkan portofolio energi terbarukannya menjadi sekitar 50 GW.
  • Pembelian Kembali Saham: Perusahaan mengumumkan rencana untuk membeli kembali sahamnya sendiri senilai EUR 1,5 miliar hingga kuartal kedua 2026.

Veolia Environnement (Prancis)

Sebagai perusahaan jasa lingkungan, Veolia beroperasi di segmen air, limbah, dan energi. Manajemen menargetkan pertumbuhan EBITDA organik sekitar 5-6% per tahun, dengan target EBITDA mencapai sekitar EUR 8 miliar pada tahun 2027.

  • Skala Operasi: Pada tahun 2025, Veolia melayani 110 juta orang dengan air minum dan mengolah 64 juta metrik ton limbah.
  • Valuasi: UBS mencatat bahwa saham Veolia saat ini diperdagangkan di dekat batas bawah rentang valuasi historisnya, menunjukkan potensi kenaikan.

Implikasi bagi Investor

Pilihan UBS ini menggarisbawahi tren investasi yang berfokus pada keberlanjutan dan transisi energi. Bagi investor, perusahaan-perusahaan ini menawarkan eksposur terhadap pertumbuhan struktural di sektor energi bersih dan jasa lingkungan, yang didukung oleh komitmen investasi modal yang signifikan dan target keuangan yang jelas. Valuasi yang menarik menambah daya pikat, terutama dalam iklim makroekonomi saat ini di mana investor mencari kombinasi antara pertumbuhan dan stabilitas.

Back to latest news

LATEST