Story
Tiga Strategi Saham Berbasis AI Lampaui Kinerja S&P 500 di Awal September

Tiga strategi investasi yang dikelola oleh kecerdasan buatan (AI) berhasil menunjukkan kinerja yang jauh melampaui indeks acuan S&P 500 pada awal September, meskipun pasar saham AS secara umum bergerak datar akibat kekhawatiran seputar harga minyak dan imbal hasil obligasi.
Kinerja Unggul di Tengah Pasar Bergejolak
Berdasarkan data Investing.com per 11 September, sejak penyeimbangan kembali portofolio pada 1 September, tiga dari sebelas strategi yang berfokus di AS telah mengungguli S&P 500 dengan selisih lebih dari dua poin persentase. Pada periode yang sama, indeks S&P 500 tercatat mengalami sedikit penurunan sebesar 0,52%.
Kinerja ini menyoroti bagaimana model kuantitatif dapat mengidentifikasi peluang bahkan ketika sentimen pasar secara keseluruhan sedang lesu. Data tersebut berasal dari mesin Strategi ProPicks AI milik Investing.com, yang menyeleksi ulang saham setiap bulannya.
Saham Teknologi dan AI Jadi Pendorong Utama
Strategi yang memimpin adalah "Tech Titans", sebuah portofolio yang berisi 15 saham teknologi pilihan. Strategi ini berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 3,92% pada periode tersebut, atau unggul 4,44 poin persentase dari S&P 500.
Kenaikan ini terutama didorong oleh saham-saham produsen cip dan perangkat lunak yang terkait erat dengan tren belanja infrastruktur AI. Beberapa saham dengan kinerja terbaik dalam portofolio ini antara lain:
Ad- Intel: naik 12,76%
- AMD: naik 9,57%
- Oracle: naik 8,22%
Dua strategi lain yang juga berkinerja baik adalah "Quality Compounders" yang naik 2,04% dan "Beat the S&P 500" yang naik 1,81%. Keduanya juga memiliki eksposur yang signifikan pada saham-saham semikonduktor seperti Qualcomm, Marvell, dan Arm.
Tidak Semua Strategi Berhasil
Namun, tidak semua strategi berbasis AI mencatatkan hasil positif. Strategi "Financial Fortresses", yang berfokus pada 15 saham keuangan, justru menjadi yang berkinerja paling buruk dengan penurunan 2,69%. Kinerja ini lebih rendah dibandingkan penurunan indeks S&P 500 Financials sebesar 0,61%, terutama tertekan oleh saham FactSet (-13,92%) dan Moody's (-5,53%).
Secara keseluruhan, tren pada bulan September mengonfirmasi tema yang telah mendominasi pasar sepanjang tahun: investasi pada infrastruktur AI, mulai dari produsen cip hingga penyedia layanan cloud, terus memberikan imbal hasil yang solid bagi investor, bahkan di tengah ketidakpastian pasar yang lebih luas.