Story

Gubernur Texas Hentikan Persetujuan Pusat Data Baru di Tengah Lonjakan Permintaan Listrik

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 4, 20262 min read
Gubernur Texas Hentikan Persetujuan Pusat Data Baru di Tengah Lonjakan Permintaan Listrik

Summary

Gubernur Texas Greg Abbott memerintahkan penangguhan persetujuan untuk proyek pusat data baru, memicu audit terhadap permintaan listrik yang masif untuk memastikan keandalan jaringan listrik negara bagian.

Text size
Background

Gubernur Texas Greg Abbott memerintahkan penghentian sementara persetujuan untuk proyek-proyek pusat data baru melalui proses interkoneksi jaringan listrik negara bagian. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran bahwa lonjakan permintaan listrik dapat mengancam keandalan pasokan, seiring dengan meningkatnya penolakan publik terhadap proyek-proyek tersebut.

Lonjakan Permintaan Memicu Audit

Dalam sebuah surat yang dikirimkan pada hari Senin kepada Komisi Utilitas Publik (PUC) Texas dan operator jaringan ERCOT, Gubernur Abbott mengarahkan kedua lembaga tersebut untuk melakukan audit terhadap semua pusat data yang berencana terhubung ke jaringan listrik sebelum izin lebih lanjut diberikan. Menurut gubernur, ERCOT saat ini sedang meninjau proposal permintaan listrik baru sebesar 474 gigawatt.

Angka tersebut lebih dari lima kali lipat dari rekor beban puncak negara bagian. Abbott menambahkan bahwa sekitar 90% dari permintaan tersebut berasal dari pusat data. "Setiap proyek pusat data yang gagal mematuhi proses verifikasi dan audit untuk melindungi keandalan dan ketahanan jaringan listrik Texas harus ditolak," tulis Abbott. "Singkatnya, warga Texas harus diutamakan."

Dampak Regulasi dan Respons Pasar

Di bawah arahan Abbott, para pengembang kini diwajibkan memberikan informasi yang lebih rinci mengenai berbagai aspek proyek mereka. Persyaratan ini mencakup:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Kebutuhan daya listrik dan penggunaan air
  • Insentif pajak yang diterima
  • Struktur kepemilikan
  • Upaya untuk memitigasi dampak lokal

Menanggapi arahan tersebut, ERCOT menyatakan akan menunda studi perencanaan transmisi yang dikenal sebagai "Batch Zero" yang sebelumnya disetujui pada bulan Juni untuk mengelola permintaan daya dari pusat data. "ERCOT sedang meninjau surat Gubernur Abbott ... dan akan bekerja sama dengan Komisi Utilitas Publik Texas untuk mengimplementasikan arahan Gubernur," kata operator jaringan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Latar Belakang dan Konteks Industri

Texas diproyeksikan menjadi salah satu pusat data terbesar di dunia, dengan perkiraan industri dapat melampaui Virginia pada tahun 2030 berkat lahan yang luas, pasokan energi, dan iklim bisnis yang mendukung. Namun, penolakan lokal terhadap fasilitas ini meningkat karena konsumsi energi dan air yang sangat besar, serta polusi yang dihasilkan dari pembangkit listrik yang dibutuhkan untuk menjalankannya.

Langkah Texas ini mengikuti tren yang lebih luas, di mana New York bulan lalu menjadi negara bagian pertama yang memberlakukan moratorium terhadap pusat data berskala besar. Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos pada bulan Juni menunjukkan bahwa hanya sepertiga warga Amerika yang menyetujui laju pembangunan pusat data saat ini, menandakan sentimen publik yang mulai berbalik.

Back to latest news

LATEST