Story
Saham Sodexo Melonjak ke Level Tertinggi 15 Bulan Pasca Upgrade dari JPMorgan

Saham Sodexo melonjak ke level tertinggi dalam 15 bulan pada hari Kamis setelah JPMorgan menaikkan peringkat grup katering asal Prancis tersebut menjadi "overweight" dari "neutral". Peningkatan prospek ini didorong oleh ekspektasi titik balik dalam pengembangan bisnis baru perusahaan dan kemenangan kontrak yang signifikan.
Rincian Upgrade JPMorgan
JPMorgan menaikkan target harga untuk Sodexo menjadi €68 dari sebelumnya €54. Target baru ini mengimplikasikan potensi kenaikan sekitar 20% dari harga penutupan pada 16 September sebesar €56,40.
Menyusul berita tersebut, saham Sodexo melonjak 4,8% menjadi €59,10, level tertinggi sejak awal Juni 2025. Kenaikan ini secara signifikan mengungguli kinerja pasar Prancis secara umum, di mana indeks acuan CAC 40 hanya naik sekitar 0,5% pada awal perdagangan.
Titik Balik dan Kemenangan Kontrak
Menurut analisis JPMorgan, tahun fiskal 2027 berpotensi menjadi titik balik bagi pengembangan bisnis baru Sodexo. Bank investasi tersebut menyoroti kemenangan kontrak dengan Meta baru-baru ini sebagai "poin pembuktian" penting atas strategi pemulihan perusahaan.
AdKontrak dengan Meta yang diumumkan pada bulan Juli mencakup layanan makanan di tempat kerja di lebih dari 30 negara. JPMorgan meyakini bahwa kemenangan kontrak tetap menjadi bukti utama pertama untuk keberhasilan pemulihan Sodexo dan memproyeksikan bisnis baru bersih (net new business) akan kembali ke wilayah positif pada tahun fiskal 2027.
Valuasi dan Proyeksi Jangka Panjang
Meskipun saham Sodexo telah mulai memperhitungkan adanya pemulihan—diperdagangkan pada valuasi sekitar 8 kali lipat valuasi satu tahun ke depan—JPMorgan menyatakan saham ini tetap tidak mahal dibandingkan dengan valuasi historis dan para pesaingnya. Hal ini dinilai menyisakan ruang untuk kenaikan lebih lanjut jika eksekusi perusahaan menjadi lebih konsisten.
Bank tersebut memproyeksikan pemulihan bertahap dengan beberapa metrik utama yang membaik:
- Margin EBIT diperkirakan meningkat menjadi 4,6% pada tahun fiskal 2030, dari 3,3% pada tahun fiskal 2026.
- Konversi kas diproyeksikan akan naik menuju sekitar 50% dari level saat ini di bawah 40%.