Story

Harga Perak Pulih Tajam Jelang Rilis Data Inflasi AS

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 11, 20262 min read
Harga Perak Pulih Tajam Jelang Rilis Data Inflasi AS
Text size
Background

Harga perak spot (XAG/USD) menguat 1,3% ke level $64,396 per troy ounce dalam sesi perdagangan hari Jumat, pulih secara signifikan dari level terendah intraday di $62,9965 yang merupakan titik terlemahnya dalam lebih dari tiga minggu. Kenaikan ini terjadi saat para pelaku pasar melakukan aksi beli saat harga turun (*buy the dip*) menjelang rilis laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Agustus.

Rebound Setelah Tekanan Suku Bunga

Kenaikan perak pada hari Jumat merupakan pembalikan dari penurunan tajam di sesi sebelumnya. Menurut Investing.com, harga anjlok pada hari Kamis setelah data menunjukkan percepatan harga produsen AS pada bulan Agustus, yang didorong oleh biaya energi akibat konflik Iran. Hal ini menyebabkan pasar memperkirakan probabilitas sekitar 71% untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan 15-16 September mendatang.

Sebagai aset tanpa imbal hasil (*yieldless asset*), perak cenderung tertekan oleh ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi. Prospek kebijakan moneter yang lebih ketat dari The Fed biasanya memperkuat dolar AS, yang juga menjadi faktor penekan bagi harga logam mulia yang dihargakan dalam dolar.

Kombinasi Faktor Pendukung Harga

Sample IUX Markets – In-articleAd

Beberapa faktor berkontribusi terhadap pemulihan harga perak, meskipun potensi kenaikan lebih lanjut dinilai terbatas menjelang rilis data inflasi.

  • Permintaan *Safe-Haven*: Ketegangan antara AS dan Iran di sekitar Selat Hormuz menjaga permintaan terhadap aset aman tetap tinggi, meskipun sinyal yang beragam dari Teheran menambah ketidakpastian.
  • Dukungan Fundamental: The Silver Institute mengonfirmasi adanya defisit pasokan tahunan kelima berturut-turut hingga tahun 2025, dengan potensi defisit keenam pada tahun 2026. Proyeksi ini memberikan dukungan struktural jangka panjang untuk harga perak.
  • Sentimen Pasar: Latar belakang pasar ekuitas AS yang konstruktif, di mana indeks utama seperti S&P 500 dan Nasdaq menguat lebih dari 1,0%, turut memberikan sentimen positif.

Prospek Jangka Pendek

Analis mencatat bahwa meskipun perak memantul dari level support teknikal di sekitar $63,00, formasi teknikal secara umum masih cenderung *bearish*, yang mengindikasikan bahwa upaya pemulihan ini berisiko untuk dijual kembali. Fokus investor kini sepenuhnya tertuju pada data IHK AS dan keputusan suku bunga The Fed pada 16 September, yang akan menjadi pendorong utama pergerakan pasar logam mulia dalam waktu dekat.

Back to latest news

LATEST