Story

Saham Segro Melemah Setelah Tolak Tawaran Akuisisi £13,5 Miliar dari Prologis

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 20, 20262 min read
Saham Segro Melemah Setelah Tolak Tawaran Akuisisi £13,5 Miliar dari Prologis

Summary

Saham pengelola gudang asal Inggris, Segro, anjlok setelah dewan direksi menolak proposal akuisisi senilai £13,5 miliar dari Prologis untuk ketiga kalinya. Penolakan ini memicu aksi ambil untung dan meningkatkan ketidakpastian jelang tenggat waktu regulator.

Text size
Background

Saham Segro (SGRO), perusahaan properti logistik asal Inggris, turun hampir 2,0% menjadi 879,87 pence setelah dewan direksinya secara bulat menolak proposal akuisisi terbaru dari Prologis. Penolakan ini memicu aksi ambil untung oleh investor yang sebelumnya mendorong harga saham naik karena antisipasi kesepakatan.

Penolakan Tawaran dan Reaksi Pasar

Prologis, raksasa logistik asal AS, mengungkapkan bahwa tawaran akuisisi senilai £13,5 miliar telah ditolak oleh dewan direksi Segro. Ini merupakan penolakan ketiga kalinya sejak Prologis pertama kali melakukan pendekatan pada akhir Juni.

Proposal tersebut setara dengan sekitar 993 pence per saham Segro, yang terdiri dari 0,0890 saham baru Prologis per saham Segro ditambah alternatif tunai parsial hingga £2,7 miliar. Penolakan yang diumumkan secara publik ini membalikkan sentimen pasar dan membuat saham Segro mundur dari level tertinggi dalam 52 minggu di 900p yang sempat disentuh di awal sesi.

Analisis Penawaran dan Tenggat Waktu

Analis di Jefferies mencatat bahwa proposal yang direvisi tersebut membawa beberapa implikasi signifikan:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Penawaran tersebut mewakili premium 9,7% di atas nilai aset bersih (NAV) pro forma Segro per Juni 2026.
  • Premium sebesar 33,8% di atas harga saham Segro sebelum adanya penawaran awal.

Pasar kini menghadapi tenggat waktu yang krusial. Berdasarkan aturan Panel Pengambilalihan Inggris, Prologis harus mengumumkan niat pasti untuk mengajukan penawaran atau menyatakan mundur paling lambat pada pukul 17:00 waktu London, 22 Juli. Ketidakpastian mengenai hasil dari tenggat waktu ini menambah tekanan jual pada saham.

Konteks Pasar yang Lebih Luas

Koreksi pada saham Segro juga terjadi di tengah pelemahan pasar yang lebih luas, dengan indeks acuan FTSE 100 Inggris yang juga diperdagangkan lebih rendah. Sentimen negatif ini turut membebani saham-saham REIT lain di sektor properti logistik dan industri.

Antusiasme merger dan akuisisi (M&A) di sektor ini, yang sempat melonjak saat minat Prologis pertama kali terungkap, kini meredup. Kombinasi penolakan tegas dari Segro, tenggat waktu regulator yang semakin dekat, dan sentimen pasar yang berisiko telah menempatkan kembali risiko kegagalan kesepakatan sebagai fokus utama investor.

Back to latest news

LATEST