Story
Saham SanDisk Anjlok di Tengah Kekhawatiran Permintaan AI dan Persaingan Tiongkok

Summary
Saham SanDisk melanjutkan penurunan tajam, tertekan oleh aksi jual di sektor semikonduktor yang dipicu oleh keraguan atas belanja AI dan debut spektakuler produsen chip memori Tiongkok.
Saham SanDisk anjlok 4,4% dalam perdagangan pra-pembukaan, melanjutkan tren pelemahan dalam beberapa sesi terakhir. Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual yang lebih luas di sektor semikonduktor, didorong oleh dua kekhawatiran utama: keberlanjutan permintaan memori yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) dan munculnya persaingan ketat dari Tiongkok.
Persaingan dari Tiongkok Mengguncang Pasar
Katalis utama tekanan jual datang dari debut produsen chip memori Tiongkok, ChangXin Memory Technologies (CXMT), di bursa Shanghai. IPO CXMT berhasil mengumpulkan dana sekitar $8,6 miliar, menjadi yang terbesar dalam sejarah semikonduktor di daratan Tiongkok, dengan harga sahamnya meroket 466% pada hari pertama perdagangan.
Debut yang luar biasa ini mengirimkan sinyal kuat tentang komitmen Beijing untuk membangun industri memori domestik yang mampu menantang pemain global. Investor khawatir bahwa CXMT, yang didukung oleh negara, pada akhirnya dapat beralih ke pasar NAND flash—spesialisasi SanDisk—di mana persaingan sangat didorong oleh harga. Kemampuan pesaing yang didukung negara untuk menekan harga menjadi ancaman signifikan bagi margin keuntungan pemain mapan.
Keraguan atas Belanja Infrastruktur AI
Selain tekanan kompetitif, pasar juga mencermati laporan mengenai kesepakatan infrastruktur AI baru yang sedang diupayakan oleh Nvidia. Menurut Bloomberg, nilai kesepakatan ini berpotensi melebihi $750 miliar, yang memicu kembali perdebatan apakah lonjakan belanja AI saat ini merupakan *supercycle* infrastruktur yang nyata atau sekadar bentuk pembiayaan vendor.
AdKekhawatiran diperparah oleh laporan bahwa Nvidia mungkin mendukung pendanaan $250 miliar bagi OpenAI untuk menyewa daya komputasi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang skema "pembiayaan sirkular", di mana pemasok juga merupakan investor utama bagi pelanggan mereka sendiri, yang berpotensi mengaburkan gambaran permintaan yang sesungguhnya.
Dampak Pasar dan Faktor Teknikal
Aksi jual ini tidak hanya menimpa SanDisk. Saham-saham produsen memori lainnya seperti Micron, SK Hynix, dan Samsung juga mengalami penurunan tajam. Pelemahan ini terkonsentrasi di sektor teknologi, yang tercermin dari penurunan indeks NASDAQ sebesar 0,6%, sementara S&P 500 relatif datar dan Dow Jones justru sedikit menguat.
Dari sisi teknikal, tekanan jual terhadap SanDisk semakin intensif setelah harga sahamnya menembus level support kunci di $1.300 dan rata-rata pergerakan 100 hari (*100-day moving average*). Penembusan level teknikal ini memicu penjualan tambahan yang didorong oleh algoritma dan momentum, menjelang laporan kinerja keuangan perusahaan yang dijadwalkan pada 5 Agustus.