Story

RBC Prediksi Kraft Heinz Kembali Bertumbuh pada 2027, Rekomendasikan 'Outperform'

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 17, 20261 min read
RBC Prediksi Kraft Heinz Kembali Bertumbuh pada 2027, Rekomendasikan 'Outperform'
Text size
Background

RBC Capital Markets memulai cakupan saham Kraft Heinz (KHC) dengan peringkat "Outperform" dan target harga $32. Dalam sebuah catatan yang dirilis pada hari Kamis, bank investasi tersebut berpendapat bahwa pasar telah meremehkan potensi produsen makanan kemasan ini untuk kembali ke jalur pertumbuhan.

Proyeksi Optimistis di Atas Konsensus

Analis RBC, Nik Modi, menyatakan kepada para investor bahwa analisis mendalam terhadap divisi perusahaan dan diskusi dengan para mitra dagang menunjukkan adanya "perubahan nyata di perusahaan". Manfaat dari perubahan ini diperkirakan akan terlihat lebih jelas pada tahun 2027.

RBC memproyeksikan pertumbuhan pendapatan organik sebesar 0,9% untuk tahun 2027, lebih tinggi dari konsensus analis ("Street") yang berada di angka 0,4%. Modi mengatakan bahwa "neraca" perusahaan—keseimbangan antara bisnis yang sedang tumbuh dan yang menurun—seharusnya akan berpihak pada pertumbuhan pada tahun tersebut.

Pendorong Pertumbuhan: Inovasi dan Reinvestasi

Sample IUX Markets – In-articleAd

Titik balik ini didukung oleh reinvestasi sebesar $700 juta pada penetapan harga, inovasi, dan pemasaran yang dampaknya sudah mulai terasa. Menurut RBC, inovasi produk seperti PowerMac dan Capri Sun Hydrate berhasil menjawab kebutuhan nyata konsumen, bukan sekadar upaya untuk mempertahankan posisi di rak-rak toko.

Umpan balik dari para peritel juga positif. Analis tersebut mencatat bahwa setiap diskusi dagang menggambarkan jajaran inovasi Kraft Heinz untuk tahun 2027 sebagai sesuatu yang "kuat dan terfokus secara strategis," dengan kolaborasi yang lebih baik dalam rencana bisnis bersama. Pandangan ini kontras dengan asumsi investor bahwa kemajuan perusahaan akan mandek.

Menjawab Keraguan Pasar

Dalam laporannya, RBC juga membahas beberapa perdebatan utama yang menyelimuti saham KHC. Isu-isu ini termasuk eksposur perusahaan terhadap dampak obat penurun berat badan GLP-1, persaingan dari produk merek privat (private label), dan potensi penjualan saham oleh investor utamanya, Berkshire Hathaway.

Back to latest news

LATEST