Story
Saham NuScale Power Anjlok Setelah UBS Turunkan Peringkat ke 'Sell'

Saham NuScale Power (SMR) anjlok 3,3% dalam perdagangan pra-pasar setelah UBS menurunkan peringkatnya secara signifikan dari "Netral" menjadi "Jual". Bank investasi tersebut juga memangkas target harga saham dari $10,00 menjadi $6,00, memicu aksi jual di kalangan investor.
Alasan di Balik Penurunan Peringkat
Dalam laporannya, UBS menyatakan kekhawatiran atas prospek komersial NuScale. Analis menyoroti beberapa faktor kunci yang mendasari keputusan penurunan peringkat ini:
- Jadwal Konstruksi: UBS memperkirakan NuScale menghadapi jadwal konstruksi lebih dari lima tahun, sementara para pesaing di sektor reaktor modular kecil (SMR) sudah maju ke tahap pembangunan.
- Kurangnya Komitmen Pelanggan: Perusahaan dinilai masih kekurangan komitmen pelanggan yang pasti dan mengikat untuk menopang prospek komersialnya.
- Proyeksi Proyek: UBS kini hanya mengasumsikan satu proyek NuScale yang akan mulai dibangun pada tahun 2028.
Prospek Keuangan dan Konteks Pasar
AdPenurunan peringkat ini memperparah kekhawatiran yang sudah ada setelah rilis kinerja kuartal kedua 2026, yang menunjukkan pendapatan anjlok menjadi hanya $75.000 dari $8,1 juta pada tahun sebelumnya. UBS memproyeksikan akumulasi "pembakaran kas" (arus kas negatif) sekitar $700 juta antara tahun 2026 dan 2028.
Koreksi tajam ini terjadi hanya tiga sesi setelah saham SMR melonjak berkat berita positif terkait manufaktur dan penggunaan AI. Hal ini menandakan pembalikan momentum yang cepat seiring pergeseran sentimen institusional dari optimisme ke kehati-hatian. Penurunan ini bersifat spesifik untuk perusahaan, karena pasar AS yang lebih luas—termasuk S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones—justru diperdagangkan sedikit lebih tinggi.
Implikasi bagi Investor
Bagi investor, penurunan peringkat ini menjadi katalis yang jelas untuk aksi jual, terutama mengingat valuasi NuScale yang relatif tinggi untuk perusahaan pada tahap pra-pendapatan. Kombinasi antara peringkat paling *bearish* dari UBS, kenaikan harga saham baru-baru ini dari level terendah 52 minggu di $7,21, dan ketiadaan pesanan komersial yang mengikat, mendorong investor untuk menilai kembali profil risiko-imbal hasil saham SMR.