Story
Saham Nanobiotix Naik Berkat Data Uji Klinis Fase 1 Melanoma yang Positif

Saham Nanobiotix (NASDAQ: NBTX) naik pada hari Senin setelah perusahaan bioteknologi tersebut merilis data akhir dari studi Fase 1 yang menunjukkan kandidat obatnya, JNJ-1900, menunjukkan tingkat respons yang signifikan pada pasien dengan melanoma lanjut yang resisten terhadap imunoterapi sebelumnya. Hasil tersebut dipresentasikan pada hari Sabtu di Pertemuan Tahunan European Society for Medical Oncology (ESMO) 2026 di Madrid, Spanyol.
Efektivitas yang Menjanjikan pada Pasien yang Sulit Diobati
Studi ini mengevaluasi JNJ-1900 (juga dikenal sebagai NBTXR3) yang dikombinasikan dengan penghambat checkpoint imun pada 24 pasien yang telah menjalani pengobatan intensif dan kankernya telah berkembang setelah terapi anti-PD-1. Menurut data, rejimen pengobatan tersebut mencapai tingkat respons keseluruhan (ORR) sebesar 41,7%.
Hasil efektivitas utama dari uji klinis tersebut meliputi:
- Tingkat pengendalian penyakit (DCR) sebesar 75%.
- Median kelangsungan hidup keseluruhan sebesar 17,8 bulan.
- Median kelangsungan hidup bebas progresif sebesar 6,9 bulan.
- Empat pasien mencapai respons lengkap.
Desain Studi dan Implikasinya
AdPasien menerima injeksi intratumoral JNJ-1900 satu kali, diikuti oleh radioterapi stereotaktik tubuh pada lesi yang diinjeksi dan terapi anti-PD-1 (nivolumab atau pembrolizumab). Perawatan tersebut menghasilkan respons baik pada lesi yang diinjeksi (tingkat respons 45,8%) maupun lesi yang tidak diinjeksi (tingkat respons 30%), menunjukkan bahwa terapi tersebut dapat merangsang respons imun anti-tumor sistemik di seluruh tubuh.
Bagi investor, hasil ini memberikan validasi awal mekanisme obat pada populasi pasien dengan pilihan terbatas. Perusahaan juga melaporkan profil keamanan yang dapat diterima tanpa adanya sinyal keamanan baru yang diamati, faktor penting untuk melanjutkan ke uji klinis tahap selanjutnya.
Reaksi Pasar dan Konteks Kemitraan
Setelah rilis data, saham Nanobiotix naik 6,3% dalam perdagangan Senin. Hasil positif ini mendukung pengembangan JNJ-1900 yang sedang berlangsung, yang dilakukan berdasarkan perjanjian lisensi tahun 2023 dengan Janssen Pharmaceutica NV, anak perusahaan Johnson & Johnson. Kemitraan besar ini memberikan validasi dan dukungan finansial yang signifikan untuk aset tersebut, pertimbangan utama untuk prospek jangka panjang perusahaan.