Story

Michael Burry Ambil Untung Setengah dari Posisi Short Oracle, Tesis Bearish Tetap Utuh

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 20, 20262 min read
Michael Burry Ambil Untung Setengah dari Posisi Short Oracle, Tesis Bearish Tetap Utuh
Text size
Background

Investor Michael Burry telah mengklarifikasi bahwa ia hanya menutup sebagian dari posisi *short* miliknya terhadap Oracle (NYSE: ORCL), membantah laporan media yang ia sebut sebagai "berita palsu" yang mengklaim ia telah sepenuhnya keluar dari posisinya. Burry menyatakan bahwa ia merealisasikan keuntungan dari setengah posisinya karena perdagangan tersebut telah berhasil secara signifikan, namun menegaskan bahwa ia tetap mempertahankan eksposur *short* terhadap raksasa teknologi tersebut.

Klarifikasi dan Detail Posisi

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X pada 18 Juli, Burry menyatakan, "Ini berita palsu. Saya menutup setengahnya karena menang." Klarifikasi ini muncul setelah beberapa media melaporkan bahwa kampanye *bearish*-nya selama enam bulan terhadap Oracle telah berakhir.

Dalam penjelasan lebih lanjut di Substack, Burry merinci bahwa ia menjual separuh dari opsi *put* Oracle miliknya dengan tanggal jatuh tempo Januari 2027. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena posisi tersebut telah tumbuh "terlalu besar" dan ia tidak ingin "jatuh cinta dengan perdagangan opsi yang berjalan baik." Ia secara eksplisit menyatakan, "Saya mempertahankan eksposur *short* di sini dengan menahan setengahnya."

Tesis Bearish Didukung Penurunan Peringkat

Tesis *bearish* Burry, yang pertama kali diungkapkan pada Januari 2026, berpusat pada beberapa kekhawatiran utama:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Belanja infrastruktur AI Oracle yang agresif.
  • Struktur pembiayaan yang dianggap meragukan.
  • Konsentrasi pelanggan yang sangat tinggi pada OpenAI.

Kekhawatiran ini divalidasi ketika S&P Global Ratings memangkas peringkat kredit Oracle menjadi BBB- pada 9 Juli, hanya satu tingkat di atas status *junk*. S&P menyebutkan risiko konsentrasi ekstrem dari OpenAI, yang menyumbang sekitar setengah dari *backlog* Oracle senilai $638 miliar, serta proyeksi defisit arus kas bebas sebesar $42 miliar pada tahun fiskal 2027.

Implikasi Pasar dan Prospek ke Depan

Langkah Burry menjadi sorotan karena saham Oracle telah berada di bawah tekanan signifikan, sempat menyentuh level terendah baru dalam 52 minggu di $121,50 pada 18 Juli. Level ini sekitar 63% di bawah harga tertinggi sepanjang masa perusahaan di $345,72. Menariknya, data dari Stocktwits menunjukkan sentimen ritel terhadap ORCL menjadi "sangat *bullish*" setelah klarifikasi Burry, sebuah interpretasi yang berlawanan dengan niat sang investor.

Ke depan, Oracle berencana untuk melakukan penerbitan ekuitas tambahan senilai $20 miliar pada akhir tahun 2026. Langkah ini berpotensi menyebabkan dilusi bagi pemegang saham yang ada pada harga yang jauh di bawah level puncaknya, yang dapat semakin menekan harga saham. Jika penerbitan ini berlanjut sementara narasi penurunan peringkat kredit tetap ada, sisa posisi *put* Januari 2027 milik Burry akan memiliki waktu tambahan untuk membuahkan hasil.

Back to latest news

LATEST