Story

Laba Intel Kuartal II 2026 Lampaui Ekspektasi Berkat Lonjakan Bisnis AI

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 24, 20262 min read
Laba Intel Kuartal II 2026 Lampaui Ekspektasi Berkat Lonjakan Bisnis AI
Text size
Background

Intel Corp. (INTC) melaporkan kinerja keuangan kuartal kedua 2026 yang jauh melampaui ekspektasi Wall Street, memberikan sinyal kuat bahwa strategi pemulihan dan pivot ke sektor Kecerdasan Buatan (AI) mulai membuahkan hasil. Kinerja solid ini mendorong kenaikan saham perusahaan sebesar +4,84% dalam perdagangan pasca-penutupan.

Kinerja Keuangan Lampaui Prediksi

Menurut laporan resmi perusahaan, Intel mencatatkan hasil keuangan yang mengesankan untuk kuartal yang berakhir pada Juni 2026. Angka-angka utama menunjukkan performa yang kuat di seluruh lini:

  • Pendapatan: Mencapai $16,13 miliar, melampaui estimasi konsensus sebesar $14,33 miliar dengan selisih 12,5%.
  • Laba Per Saham (EPS): Tercatat sebesar $0,42, dua kali lipat dari perkiraan analis sebesar $0,21.
  • Margin Kotor Non-GAAP: Berada di level 41,8%, atau 280 basis poin di atas panduan perusahaan, didorong oleh harga jual rata-rata (ASP) yang lebih tinggi dan efisiensi produksi.

Laporan ini menandai kuartal ketujuh berturut-turut di mana Intel berhasil melampaui panduan kinerjanya sendiri, sebuah pencapaian yang meningkatkan kepercayaan investor terhadap eksekusi strategis perusahaan.

Momentum AI dan Kemajuan Manufaktur

Sample IUX Markets – In-articleAd

Pendorong utama di balik kinerja kuat ini adalah pertumbuhan signifikan pada bisnis yang terkait AI, yang kini menyumbang sekitar 70% dari total pendapatan dan tumbuh lebih dari 70% secara tahunan (YoY). Segmen Data Center & AI (DCAI) sendiri membukukan pendapatan $6,3 miliar, naik 59% YoY.

Intel juga mengonfirmasi tonggak penting di bidang manufaktur, di mana proses fabrikasi 18A telah memasuki tahap produksi massal dengan tingkat hasil (yield) yang melampaui ekspektasi. Kemajuan ini krusial untuk memulihkan kredibilitas Intel setelah bertahun-tahun mengalami penundaan teknologi. Didukung oleh arus kas operasional sebesar $7,0 miliar pada kuartal kedua, perusahaan menaikkan perkiraan belanja modal (capex) untuk tahun 2026 menjadi lebih dari $20 miliar.

Tantangan di Bisnis Foundry

Meskipun gambaran keseluruhan positif, segmen Intel Foundry masih menjadi tantangan. Unit bisnis ini membukukan pendapatan $5,8 miliar, namun masih mencatat kerugian operasional sebesar -$2,1 miliar. Meskipun kerugian tersebut membaik sebesar $348 juta dari kuartal sebelumnya, angka ini tetap menjadi perhatian utama bagi investor.

Untuk kuartal ketiga 2026, Intel memproyeksikan pendapatan di kisaran $15,8 miliar hingga $16,8 miliar. Titik tengah dari panduan ini mengindikasikan potensi penurunan pendapatan secara sekuensial dibandingkan dengan hasil kuartal kedua, sebuah faktor yang menjadi sorotan bagi kalangan investor yang lebih berhati-hati.

Back to latest news

LATEST