Story

India Peringatkan RUU Sanksi Minyak AS Dapat Merusak Hubungan Bilateral

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 17, 20261 min read
India Peringatkan RUU Sanksi Minyak AS Dapat Merusak Hubungan Bilateral

Summary

Pemerintah India menyatakan bahwa rancangan undang-undang AS yang akan memberlakukan sanksi terhadap pembeli minyak Rusia dapat merusak hubungan diplomatik kedua negara dan mengganggu pasar energi global.

Text size
Background

Pemerintah India pada hari Kamis memperingatkan bahwa rancangan undang-undang (RUU) Amerika Serikat yang akan memberlakukan sanksi terhadap pembeli minyak Rusia dapat membahayakan hubungan antara New Delhi dan Washington. RUU tersebut, yang telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS, juga berisiko mengganggu stabilitas pasar energi global.

Peringatan Resmi dari New Delhi

Kementerian Luar Negeri India menyatakan bahwa isu ini telah dibahas di tingkat tinggi dengan berbagai pejabat AS dalam beberapa bulan terakhir. Dalam diskusi tersebut, India telah menjelaskan potensi implikasi RUU tersebut terhadap hubungan bilateral dan pasar energi internasional.

"India tetap berkomitmen kuat untuk memastikan keamanan energi bagi 1,4 miliar penduduknya," kata kementerian tersebut. Pernyataan ini menandai pertama kalinya New Delhi secara terbuka mengindikasikan bahwa RUU AS dapat mempengaruhi hubungan dengan Washington. India menegaskan akan terus melakukan "diversifikasi sumber" pasokan energi berdasarkan dinamika pasar yang berkembang.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Implikasi RUU dan Dampak Pasar

RUU tersebut, yang sebelumnya telah disetujui oleh Senat, memberikan wewenang baru kepada Presiden AS Donald Trump untuk memberlakukan tarif terhadap negara-negara yang membeli produk minyak bumi Rusia. Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden berencana untuk menandatangani RUU tersebut dalam beberapa hari mendatang.

Kebijakan ini dapat membuat lima pembeli terbesar produk minyak Rusia, termasuk Tiongkok, India, dan sekutu AS, Turki, terkena tarif baru yang luas. Saat ini, India adalah pembeli utama minyak mentah Rusia yang diangkut melalui laut. Menurut laporan Bloomberg News, kilang-kilang milik negara di India sudah menghadapi ketidakpastian pasokan akibat konflik yang berlarut-larut di Timur Tengah, yang kini diperparah oleh prospek pembatasan yang lebih ketat dari AS terhadap pembelian dari Rusia.

Back to latest news

LATEST