Story
IBM Akuisisi HRL Laboratories, Adopsi Strategi Kuantum Dua Jalur

International Business Machines Corp. (IBM) telah setuju untuk mengakuisisi HRL Laboratories, sebuah laboratorium riset komputasi kuantum swasta yang dimiliki bersama oleh Boeing Co dan General Motors. Langkah ini menambahkan pilar kedua dalam upaya komputasi kuantum IBM, menciptakan strategi pengembangan dua jalur.
Strategi Teknologi Ganda
Akuisisi ini, yang syarat keuangannya tidak diungkapkan, menandai pergeseran strategis bagi IBM. Perusahaan ini telah lama menjadi pendukung penggunaan superkonduktor untuk sirkuit kuantum, sebuah pendekatan yang juga dianut oleh Google Alphabet.
Dengan mengakuisisi HRL, IBM kini juga akan mengembangkan sirkuit kuantum spin elektron, yang dikenal sebagai "qubit". Menurut IBM, Boeing dan GM akan terus bermitra dengan perusahaan dalam teknologi kuantum setelah transaksi selesai.
Keunggulan dan Sinergi
Kedua teknologi ini dapat diproduksi menggunakan peralatan fabrikasi chip konvensional, namun sirkuit spin elektron dapat dibuat dengan ukuran yang jauh lebih kecil daripada sirkuit superkonduktor. Menurut Jay Gambetta, Direktur IBM Research, dalam sebuah wawancara dengan Reuters, sirkuit yang lebih kecil ini akan menjadi penting setelah sistem "Blue Jay" IBM yang berbasis superkonduktor diluncurkan pada 2033.
Ad"Saya dan tim sangat yakin bahwa masa depan akan menjadi (elektron) spin, atau superkonduktor, atau mungkin kombinasi keduanya," kata Gambetta. Ia menambahkan bahwa HRL memiliki "tim qubit spin yang sangat kuat, yang terkuat di dunia." Tim HRL akan mulai memproduksi chip di fasilitas canggih IBM di New York.
Konteks Persaingan Industri
Langkah IBM untuk mendiversifikasi teknologi kuantumnya mengikuti langkah serupa oleh para pesaing. Awal tahun ini, Google juga menambahkan teknologi kedua berbasis atom netral ke dalam portofolio riset kuantumnya. Industri teknologi berada dalam perlombaan sengit untuk membangun mesin kuantum praktis yang dapat memecahkan masalah komputasi yang sangat kompleks.
Akuisisi ini juga memanfaatkan investasi pemerintah sebelumnya. Pada bulan Mei, pemerintahan AS mengumumkan akan memberikan $1 miliar kepada IBM untuk mendirikan pabrik chip bernama Anderon di New York, yang akan melayani perusahaan-perusahaan komputasi kuantum AS.