Story
Penurunan Obligasi Global Semakin Dalam karena Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Mencapai Level Tertinggi dalam Beberapa Dekade.

Summary
Aksi jual global obligasi pemerintah semakin cepat, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua dekade, dipicu oleh data ekonomi yang kuat dan ekspektasi baru akan kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Penurunan tajam di pasar obligasi pemerintah global meningkat pada hari Rabu dan Kamis, mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS ke level tertinggi baru dalam beberapa dekade. Penurunan ini dipicu oleh data aktivitas bisnis yang sangat kuat dari AS dan Eropa, ditambah dengan komentar agresif dari para pejabat Federal Reserve yang kembali membangkitkan kekhawatiran akan kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Katalis untuk Penurunan
Penurunan pasar obligasi dipicu oleh beberapa faktor kunci, menurut laporan Reuters. Data terbaru menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di AS dan Eropa meningkat dengan laju tercepat dalam beberapa tahun terakhir, dengan harga input terus meningkat. Hal ini telah meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi belum terkendali, mendorong bank sentral untuk mempertahankan kebijakan yang ketat.
Menambah kecemasan pasar, para pejabat Federal Reserve telah mengisyaratkan keinginan baru untuk pengetatan moneter. Anggota dewan Fed Michael Barr mengindikasikan pada hari Rabu bahwa pengetatan lebih lanjut akan diperlukan, sebuah pesan yang diperkuat pada hari Kamis oleh Presiden Fed New York John Williams, yang mengatakan bank sentral kemungkinan perlu menaikkan suku bunga lagi tahun ini.
Dampak Pasar dan Level Kunci
Reaksi pasar sangat cepat, dengan imbal hasil obligasi pemerintah melonjak secara global.
Ad- Imbal hasil obligasi Treasury AS 30 tahun melonjak ke level tertinggi dalam 22 tahun.
- Lelang obligasi Treasury 5 tahun senilai $70 miliar yang kurang diterima pada hari Rabu menyebabkan imbal hasil obligasi tersebut melampaui 5% untuk pertama kalinya sejak 2007.
- Di Jepang, imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun mencapai titik tertinggi dalam 30 tahun saat pasar dibuka kembali setelah liburan.
Setelah komentar Fed, harga berjangka pasar uang telah menyesuaikan ekspektasi, sekarang menunjukkan probabilitas dua pertiga kenaikan suku bunga lagi dari Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa pada bulan Oktober, seperti yang dilaporkan Reuters.
Kekhawatiran Ekonomi yang Lebih Luas
Lingkungan yang menantang untuk obligasi diperparah oleh meningkatnya kekhawatiran atas tingkat utang negara dan tekanan inflasi yang terus-menerus dari pasar energi. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) baru-baru ini mengeluarkan peringatan tentang meningkatnya utang pemerintah. Secara terpisah, Institut Keuangan Internasional mencatat bahwa tagihan pembayaran utang pemerintah global telah meningkat menjadi lebih dari $3,5 triliun.
Sementara itu, harga minyak telah kembali ke wilayah tiga digit, menambah lapisan tekanan inflasi lain yang memperumit prospek bagi bank sentral dan investor obligasi. Faktor-faktor ini secara gabungan memperburuk sentimen pasar, menunjukkan bahwa gejolak pasar obligasi baru-baru ini mungkin belum berakhir.