Story

Ford dan Serikat Pekerja Unifor Capai Kesepakatan Tentatif di Kanada

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20261 min read
Ford dan Serikat Pekerja Unifor Capai Kesepakatan Tentatif di Kanada

Summary

Ford Motor dan serikat pekerja Unifor telah menyetujui perjanjian kerja bersama tentatif berdurasi tiga tahun, yang mencakup lebih dari 5.000 karyawan di Kanada dan kini menunggu ratifikasi anggota.

Text size
Background

Ford Motor Co. dan serikat pekerja otomotif Kanada, Unifor, telah mencapai kesepakatan tentatif mengenai kontrak kerja nasional baru berdurasi tiga tahun. Perjanjian ini, yang diumumkan oleh perusahaan, mencakup lebih dari 5.000 karyawan yang tergabung dalam serikat pekerja di Kanada.

Detail Kesepakatan

Menurut Ford, kesepakatan tersebut kini harus melalui proses ratifikasi oleh para anggota Unifor sebelum dapat berlaku secara resmi. Hingga saat ini, baik Ford maupun Unifor belum merilis rincian spesifik mengenai isi perjanjian, termasuk kenaikan upah, tunjangan, dan jaminan keamanan kerja.

Perjanjian kolektif yang ada saat ini antara Unifor dan produsen mobil akan berakhir pada 20 September. Tercapainya kesepakatan tentatif ini merupakan langkah penting untuk menghindari potensi aksi mogok kerja di fasilitas Ford di Kanada.

Konteks Negosiasi Otomotif

Sample IUX Markets – In-articleAd

Unifor memulai negosiasi dengan Ford bulan lalu, sebagai pembuka dari serangkaian perundingan dengan Tiga Besar produsen mobil Detroit, yang juga mencakup General Motors dan Stellantis. Secara total, serikat pekerja ini mewakili hampir 19.000 anggota di ketiga perusahaan tersebut.

Unifor menyatakan memilih untuk bernegosiasi dengan Ford terlebih dahulu karena menganggap produsen mobil tersebut paling berkomitmen untuk melanjutkan operasinya di Kanada. Tuntutan utama serikat pekerja dalam perundingan ini adalah upah yang lebih baik, kepastian kerja, dan peningkatan tunjangan bagi para anggotanya.

Latar Belakang Ekonomi

Perundingan tahun ini dimulai lebih awal dari biasanya, sebuah langkah yang menurut Unifor didorong oleh "memburuknya kondisi ekonomi". Latar belakang negosiasi ini diwarnai oleh tantangan signifikan di sektor otomotif, di mana sekitar 6.000 pekerja telah dirumahkan di seluruh pabrik milik ketiga produsen mobil tersebut akibat pergeseran atau penghentian sementara lini produksi.

Back to latest news

LATEST