Story
Fitch Naikkan Prospek Moody's Jadi Positif Berkat Arus Kas Kuat dan Posisi Pasar

Fitch Ratings merevisi prospek untuk Moody’s Corporation (NYSE:MCO) menjadi Positif dari Stabil, sambil mengafirmasi Peringkat Jangka Panjang Issuer Default (IDR) di level 'BBB+'. Langkah ini mencerminkan posisi pasar Moody's yang kuat, peningkatan skala bisnis, dan arus kas bebas yang terus bertumbuh secara berkelanjutan.
Rincian Peringkat dan Prospek
Dalam laporannya, Fitch juga mengafirmasi Peringkat Jangka Pendek IDR dan peringkat surat berharga komersial (commercial paper) Moody's di level 'F1'. Perubahan prospek menjadi Positif didasarkan pada beberapa faktor kunci:
- Posisi pasar yang kuat sebagai salah satu lembaga pemeringkat kredit global terkemuka.
- Peningkatan skala bisnis secara keseluruhan.
- Arus kas bebas (free cash flow) yang berkelanjutan dan terus meningkat.
- Kebijakan keuangan yang konsisten dan terkelola dengan baik.
Fitch menyatakan bahwa peringkat Moody's dapat dinaikkan jika perusahaan terus menunjukkan pertumbuhan sambil mempertahankan profil margin dan arus kas bebasnya.
Kekuatan Finansial dan Diversifikasi
AdKondisi keuangan Moody's menunjukkan fundamental yang solid. Perusahaan mengakhiri tahun 2025 dengan *leverage* EBITDA sebesar 1,7x dan mempertahankan posisi likuiditas yang kuat dengan lebih dari $2 miliar kas di neraca, fasilitas kredit revolving yang belum ditarik, dan program surat berharga komersial senilai $1 miliar.
Model bisnis perusahaan dinilai sangat menguntungkan dan mampu menghasilkan kas yang signifikan. Diversifikasi pendapatan melalui divisi Moody's Analytics menjadi penopang utama profil kredit, dengan kontribusi pendapatan berulang yang kini mencapai lebih dari 40% dari total pendapatan perusahaan.
Ekspektasi ke Depan
Fitch memproyeksikan metrik kredit Moody's akan tetap stabil, bahkan saat perusahaan terus mengembalikan modal kepada pemegang saham melalui dividen dan pembelian kembali saham. Lembaga pemeringkat ini mengasumsikan *leverage* EBITDA akan tetap di bawah 2,0x di masa mendatang.
Asumsi peringkat juga mencakup kinerja tahun 2026 yang sejalan dengan ekspektasi manajemen, pertumbuhan pendapatan yang melambat ke level satu digit rendah pada 2027 dan seterusnya, serta margin EBITDA yang dapat dipertahankan di atas 50%.