Story

The Fed Naikkan Suku Bunga untuk Pertama Kali dalam Tiga Tahun, Sinyalkan Pengetatan Lanjutan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 17, 20262 min read
The Fed Naikkan Suku Bunga untuk Pertama Kali dalam Tiga Tahun, Sinyalkan Pengetatan Lanjutan
Text size
Background

Federal Reserve AS menaikkan suku bunga acuan sebesar seperempat poin persentase pada hari Rabu, kenaikan pertama dalam tiga tahun, dan mengisyaratkan akan ada lebih banyak pengetatan kebijakan di masa mendatang. Langkah ini, yang telah diantisipasi oleh pasar, bertujuan untuk mengembalikan inflasi yang terus-menerus tinggi ke target 2%.

Rincian Keputusan The Fed

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) secara bulat memutuskan untuk menaikkan suku bunga dana federal ke kisaran target 3,75%-4,00%. Pernyataan kebijakan yang menyertainya mencatat bahwa langkah tersebut akan "mendukung kembalinya target [inflasi] 2% secara lebih tepat waktu."

Sinyal kebijakan yang diberikan cenderung lebih *hawkish* dari yang diperkirakan. Proyeksi suku bunga bank sentral, yang dikenal sebagai "dot plot", menunjukkan 16 dari 18 pejabat memperkirakan setidaknya satu kenaikan seperempat poin lagi pada akhir tahun 2026. Ketua The Fed, Kevin Warsh, membenarkan kenaikan tersebut dengan menunjuk pada inflasi yang persisten di atas target dan tanda-tanda penguatan ekonomi baru-baru ini.

Reaksi Pasar dan Implikasi Investor

Pasar merespons secara beragam namun cenderung positif terhadap langkah tegas The Fed. Imbal hasil Treasury jangka pendek naik, tetapi imbal hasil jangka panjang, seperti obligasi 10-tahun, sedikit menurun hingga di bawah 5%. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap kemampuan The Fed untuk mengendalikan inflasi.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Setelah sempat melemah pada hari Rabu, bursa saham berjangka Wall Street menguat pada hari Kamis pagi karena investor mencerna keputusan tersebut. Data dari kontrak berjangka Fed funds menunjukkan pasar kini memperkirakan probabilitas sekitar 50% untuk kenaikan suku bunga lagi pada pertemuan The Fed berikutnya di bulan Oktober.

Konteks Global dan Komoditas

Langkah The Fed ini mendahului keputusan kebijakan dari bank sentral utama lainnya minggu ini. Bank of England diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya, sementara Bank of Japan kemungkinan besar akan kembali menaikkan suku bunga pada hari Jumat.

Di pasar energi, harga minyak memperpanjang kerugiannya setelah turun sekitar 3% pada hari sebelumnya. Menurut sumber, Arab Saudi menawarkan kargo minyak mentah tambahan, yang diharapkan dapat meredakan sebagian kekhawatiran pasokan akibat serangan baru-baru ini terhadap jaringan pipa di negara tersebut.

Back to latest news

LATEST