Story

Grup Pertanian dan Biofuel AS Desak Trump Batasi Pengecualian untuk Kilang Minyak

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 27, 20262 min read
Grup Pertanian dan Biofuel AS Desak Trump Batasi Pengecualian untuk Kilang Minyak

Summary

Koalisi kelompok pertanian dan biofuel AS memperingatkan bahwa perluasan pembebasan kewajiban pencampuran bahan bakar nabati untuk kilang minyak kecil akan merusak permintaan untuk tanaman dan bahan bakar terbarukan.

Text size
Background

Koalisi kelompok pertanian dan biofuel Amerika Serikat telah mendesak Presiden Donald Trump untuk menolak usulan perluasan pengecualian dari mandat pencampuran bahan bakar nabati nasional. Mereka memperingatkan bahwa lonjakan pembebasan (waiver) untuk kilang minyak kecil akan merugikan ekonomi pedesaan dengan menekan permintaan terhadap hasil panen dan bahan bakar terbarukan AS.

Latar Belakang Rencana Gedung Putih

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini yang dikutip oleh Reuters, Gedung Putih mendukung rencana untuk memperluas program pengecualian kilang minyak kecil (SRE) secara signifikan. Langkah ini dilaporkan bertujuan untuk menekan harga bensin yang telah naik, sebuah strategi yang diharapkan dapat membantu Partai Republik mempertahankan kendali Kongres dalam pemilu sela bulan November.

Administrasi Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menggandakan volume pengecualian dari sekitar 950 juta kredit menjadi 1,8 miliar. Keputusan mengenai hal ini diperkirakan akan diambil sebelum akhir Agustus.

Dampak Terhadap Pasar dan Ekonomi

Prospek perluasan pengecualian ini telah menyebabkan harga kredit bahan bakar terbarukan, yang dikenal sebagai RINs (Renewable Identification Numbers), turun tajam. Para pedagang mengantisipasi melemahnya permintaan biofuel jika rencana tersebut direalisasikan.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Dalam sebuah surat kepada Trump, koalisi yang mencakup Renewable Fuels Association dan National Farmers Union, memperingatkan bahwa pemberian pengecualian jauh di atas tingkat yang diantisipasi oleh Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) akan "menghancurkan sinyal permintaan" yang diciptakan oleh aturan badan tersebut.

  • Konsekuensi serius: Kelompok tersebut menyatakan konsekuensinya akan "parah dan segera terjadi".
  • Ancaman pasar: Pengecualian yang berlebihan dapat menyebabkan pasar biofuel runtuh.
  • Permintaan komoditas: Hal ini akan mengurangi permintaan untuk jagung dan minyak kedelai, yang merupakan bahan baku utama biofuel.

Kritik dan Konteks Regulasi

Di bawah program Standar Bahan Bakar Terbarukan (RFS), kilang minyak diwajibkan untuk mencampurkan sejumlah volume bahan bakar terbarukan ke dalam pasokan bensin nasional atau membeli kredit RINs untuk memenuhi kewajiban mereka. Program SRE memungkinkan kilang yang lebih kecil untuk dibebaskan dari kewajiban ini jika mereka dapat membuktikan adanya kesulitan ekonomi yang tidak proporsional.

Senator Joni Ernst dari Iowa mengkritik keras potensi perluasan SRE, menyebutnya sebagai "pemberian kepada Perusahaan Minyak Besar yang secara keliru dipasarkan sebagai bantuan di pompa bensin." Menurutnya, kebijakan ini akan menghancurkan permintaan jagung dan kedelai sambil menguntungkan kilang minyak yang sudah mencatatkan rekor laba.

Back to latest news

LATEST