Story
Operasional Kilang Exxon di Illinois Terhenti, Pompa Terendam Banjir

Summary
Kilang minyak Exxon Mobil berkapasitas 275.000 barel per hari di Joliet, Illinois, masih belum beroperasi setelah pompa terendam banjir, menyusul pemadaman listrik sebelumnya. Insiden ini menambah tekanan pada pasokan bahan bakar di Midwest AS di tengah pasar global yang ketat.
Kilang minyak Exxon Mobil di Joliet, Illinois, yang memiliki kapasitas pemrosesan 275.000 barel per hari (bph), tetap tidak beroperasi setelah sebuah pompa terendam banjir. Insiden ini memperumit upaya pemulihan setelah fasilitas tersebut pertama kali ditutup akibat pemadaman listrik pada hari Minggu.
Rincian Gangguan Operasional
Dalam sebuah pengajuan pada hari Kamis, Exxon Mobil menyatakan bahwa air banjir telah merendam sebuah pompa di fasilitas tersebut. Perusahaan telah mengerahkan tanggul penahan (containment boom) sebagai bagian dari upaya pembersihan, menurut dokumen tersebut.
Gangguan ini berawal dari pemadaman listrik pada hari Minggu yang memicu suar keselamatan (safety flare) kilang. Exxon mengonfirmasi pada hari Kamis bahwa sumber pemadaman berasal dari jalur listrik primer dan sekunder ComEd yang memasok kilang, dan listrik kini telah pulih sepenuhnya. Namun, perusahaan menolak berkomentar apakah masalah pompa tersebut terkait dengan pemadaman listrik awal.
Menurut pemantau industri Wood Mackenzie, kilang tersebut masih dalam keadaan nonaktif per hari Kamis. Selain itu, Patrick De Haan, kepala analisis perminyakan di GasBuddy, melaporkan melalui media sosial X bahwa kilang tersebut kembali melakukan pembakaran suar (flaring) pada hari Rabu.
AdImplikasi bagi Pasar Bahan Bakar
Kilang Joliet merupakan pemasok bahan bakar utama untuk wilayah Midwest Amerika Serikat. Menurut situs web perusahaan, fasilitas ini mampu memproduksi sekitar 11 juta galon bensin dan solar setiap hari. Penghentian operasional ini terjadi di tengah pasar bahan bakar global yang sudah ketat, dipengaruhi oleh konflik di Timur Tengah dan serangan Ukraina terhadap kilang-kilang Rusia.
Gangguan pasokan ini menambah tekanan pada harga. Pekan lalu, harga rata-rata nasional solar di AS telah melampaui $6 per galon dan terus menunjukkan tren kenaikan. Sebelumnya, lembaga pemantau IIR Energy memperkirakan kilang akan kembali beroperasi normal pada akhir pekan ini, sebuah proyeksi yang kini diragukan.