Story

Pekerja Darat Qantas Akan Mogok Kerja Minggu Depan Terkait Sengketa Upah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 18, 20261 min read
Pekerja Darat Qantas Akan Mogok Kerja Minggu Depan Terkait Sengketa Upah
Text size
Background

Ratusan pekerja darat Qantas yang menangani angkutan barang dan penerbangan regional QantasLink akan melakukan aksi mogok kerja minggu depan terkait sengketa upah dan kondisi kerja. Aksi ini berpotensi menimbulkan gangguan pada operasi kargo dan penerbangan di seluruh Australia.

Detail Aksi Mogok

Menurut Transport Workers Union (TWU) dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, para pekerja akan mogok selama periode 24 jam. Aksi ini akan dimulai pada hari Rabu di negara bagian Victoria dan berlanjut pada hari Kamis di seluruh wilayah Australia lainnya.

Serikat pekerja menyoroti bahwa tindakan ini akan berdampak pada operasi penting, termasuk pengiriman kargo. "Setiap gangguan pada angkutan barang, termasuk kiriman Australia Post, sepenuhnya menjadi tanggung jawab manajemen Qantas dan pengabaian brutalnya terhadap pelanggan dan tenaga kerja," kata Sekretaris Nasional TWU, Michael Kaine, seperti dikutip oleh Reuters.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Konteks Perselisihan

Perselisihan ini terjadi setelah Qantas menghadapi masalah ketenagakerjaan di masa lalu. Selama pandemi COVID-19, maskapai ini melakukan alih daya (outsourcing) terhadap pekerjaan lebih dari 1.800 pekerja darat di Australia, sebuah tindakan yang kemudian dinyatakan ilegal oleh pengadilan.

Akibat tindakan tersebut, pengadilan tahun lalu memerintahkan Qantas untuk membayar denda rekor sebesar A$90 juta (sekitar $64,03 juta). Hingga berita ini diturunkan, seorang juru bicara Qantas belum memberikan tanggapan segera atas permintaan komentar mengenai rencana mogok kerja tersebut.

Back to latest news

LATEST