Story

Lygend Resources (001246.SZ), Raksasa Perdagangan Nikel Global, Memulai IPO di Bursa Shenzhen

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 18, 20262 min read
Lygend Resources (001246.SZ), Raksasa Perdagangan Nikel Global, Memulai IPO di Bursa Shenzhen

Summary

Lygend Resources, perusahaan rantai industri nikel terkemuka dengan operasi signifikan di Indonesia, telah memulai masa penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Shenzhen. Perusahaan ini memegang posisi nomor satu global dalam volume perdagangan produk nikel.

Text size
Background

Lygend Resources (001246.SZ), pemain utama dalam rantai pasok nikel global, pada 18 September memulai periode pemesanan saham untuk penawaran umum perdananya (IPO) di Bursa Efek Shenzhen. Perusahaan, yang memiliki basis produksi besar di Pulau Obi, Indonesia, ini dikenal sebagai pemimpin pasar dalam perdagangan produk nikel.

Rincian Penawaran Saham

Berdasarkan prospektus perusahaan, IPO ini diluncurkan dengan rincian sebagai berikut:

  • Harga Penawaran: 21,23 yuan per saham
  • Batas Pemesanan: 51.500 saham per investor
  • Rasio P/E: 12,98 kali
  • Bursa: Bursa Efek Shenzhen
  • Penjamin Emisi: China International Capital Corporation (CICC)

Lygend Resources beroperasi di seluruh rantai nilai nikel, mulai dari pengadaan sumber daya di hulu, perdagangan, hingga produksi dan penjualan produk nikel. Perusahaan ini memulai bisnisnya dari perdagangan dan secara bertahap berekspansi ke sektor hilir.

Operasi Global dan Posisi di Indonesia

Lygend Resources memiliki basis produksi utama di Pulau Obi, Indonesia, dan di Suqian, Jiangsu, Tiongkok. Di Pulau Obi, perusahaan mengoperasikan proyek peleburan hidrometalurgi (HPAL) dengan kapasitas terpasang 120.000 metrik ton senyawa nikel-kobalt, yang memasok produsen bahan baterai kendaraan listrik.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Selain itu, proyek peleburan pirometalurgi untuk feronikel di lokasi yang sama memiliki total kapasitas terpasang sebesar 185.000 metrik ton (proyek yang dikendalikan) dan 95.000 metrik ton (proyek afiliasi). Produk feronikel ini utamanya dijual kepada produsen baja tahan karat (stainless steel).

Posisi Pasar dan Kinerja Keuangan

Menurut laporan dari firma konsultan China Insights Consultancy (灼识咨询), Lygend Resources menempati peringkat pertama di dunia dalam volume perdagangan produk nikel pada tahun 2024, setara dengan 10,4% dari total permintaan pasar global. Perusahaan ini juga merupakan pemasok bijih nikel terbesar di Tiongkok dengan pangsa pasar sekitar 35,8%.

Dari sisi produksi, per akhir 2024, perusahaan menempati peringkat kedua secara global dan di Indonesia untuk kapasitas terpasang proyek HPAL yang dikendalikannya, dengan pangsa pasar masing-masing sebesar 19,7% dan 25,1%.

Secara finansial, perusahaan menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Selama periode pelaporan tiga tahun terakhir, Lygend Resources mencatatkan pendapatan sekitar 21,29 miliar yuan, 29,85 miliar yuan, dan 40,26 miliar yuan. Pada periode yang sama, laba bersih yang diatribusikan masing-masing adalah sekitar 1,72 miliar yuan, 3,20 miliar yuan, dan 4,75 miliar yuan.

Back to latest news

LATEST